Sulawesi Utara, medianasional.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Jenderal Polisi (purn),Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) meninjau progres realisasi sejumlah program perumahan rakyat di provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (9/4/2026).
Informasi yang berhasil dihimpun media ini, salah satu program yang ditinjau adalah rumah subsidi di Perumahan Subsidi Jaya Chidaatma Home Koka, Kabupaten Minahasa.
Dalam Kunjungan kerjanya, Mendgari berdialog langsung dengan pengembang dan penghuni di kawasan perumahan.Diketahui Mendagri bersama Menteri PKP dan Kepala BPS, menyerap aspirasi dari para pengembang maupun penghuni.
Salah satu fokus pembahasan adalah layanan perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Saya menekankan pentingnya optimalisasi layanan tersebut melalui Mal Pelayanan Publik (MPP).
Pemerintah pusat telah menetapkan kebijakan perizinan PBG dan BPHTB bagi MBR diberikan secara gratis.
Untuk itu, Mendgari menekankan kepada pemerintah daerah (Pemda) bahwa kebijakan tersebut tidak hanya menjadi bukti keberpihakan pemerintah kepada masyarakat kecil, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Usai meninjau program tersebut, Mendgari bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Tempang Dua, Kecamatan Langowan Utara, Kabupaten Minahasa, untuk meninjau langsung calon penerima bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Selain itu juga menyaksikan simulasi tender rakyat.
.
Mendagri dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap program perumahan rakyat. Program tersebut, merupakan bentuk perhatian besar Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat kecil.
Ia berharap semakin banyak Pemda dan masyarakat yang menerima manfaat dari program tersebut. “Program ini tidak hanya membantu masyarakat kurang mampu, tetapi juga memiliki nilai ibadah,”tandas Mendagri.
Pewarta : Zainal La Adala (Koordinator Wilayah Indonesia Timur)
Editor : Zainal La Adala






