Ambon, Medianasional.id – Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, SE., M.Si., menyambut kunjungan kerja Komisi X DPR RI di kantor BPS Provinsi Maluku pada tanggal 6 Desember 2024. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan sejumlah isu penting terkait perkembangan BPS serta persiapan Sensus Ekonomi 2026.
Maritje menjelaskan bahwa, Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja ke tiga provinsi, yaitu Maluku, NTT, dan Papua, dalam rangka mendalami berbagai masalah yang dihadapi BPS.
Salah satu agenda utama adalah untuk memperjuangkan peningkatan struktur organisasi BPS serta pengesahan revisi Undang-Undang Statistik yang sedang dibahas di legislatif. Beliau berharap dengan dukungan Komisi X DPR RI , BPS dapat terus berkembang dan menjalankan tugasnya dengan lebih optimal, khususnya dalam pelaksanaan survei dan sensus.
Sensus Ekonomi 2026 menjadi sorotan utama dalam pembicaraan tersebut, di mana Maritje menyebutkan tantangan besar yang dihadapi, terutama dalam melakukan pendekatan kepada pelaku usaha dan perusahaan besar. Untuk itu, BPS memerlukan kolaborasi dan komunikasi yang baik dengan berbagai pihak terkait.
Selain itu, beliau juga mengungkapkan bahwa pada 2025, BPS akan mulai melakukan sosialisasi dan uji coba di beberapa kabupaten, meskipun Maluku tidak termasuk dalam wilayah uji coba. Sosialisasi dan pembangunan jejaring dengan berbagai lembaga dan perusahaan akan menjadi langkah awal menuju sensus yang lebih besar pada 2026.
“Semoga dengan dukungan penuh dari Komisi X, kami bisa lebih siap dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026, yang merupakan bagian dari upaya besar BPS untuk menyediakan data yang akurat dan relevan bagi pembangunan ekonomi Indonesia,” tutup Maritje.






