Lenora Leuhery Tekankan Kolaborasi untuk Pengembangan Vokasi di Maluku

Ambon, Maluku1770 Dilihat

Ambon, medianasional.id – Pada tanggal 29 November 2024, bertempat di Hotel Kamari Ambon, lantai 7, digelar acara Dialog Publik dengan tema Kemitraan Vokasi untuk Percepatan Pembangunan Maluku.

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan daerah serta mitra ekosistem kemitraan konsorsium Maluku, antara lain pemerintah daerah, satuan pendidikan vokasi, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), asosiasi, komunitas masyarakat, serta media massa.

Wakil Direktur Politeknik Negeri Ambon, Lenora Leuhery, S.T., M.T., yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Program Fasilitasi Kemitraan, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta dan mitra yang mendukung jalannya program kemitraan.

“Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, atas limpahan berkat dan penyertaannya, sehingga kita semua dapat hadir dalam kegiatan Dialog Publik ini,” ujarnya.

Lenora menegaskan bahwa, sesuai dengan arah pembangunan industri daerah, serta sebagai respons terhadap terbitnya Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi, kolaborasi antar satuan pendidikan vokasi dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan.

“Kemitraan yang sinergis ini bertujuan untuk menciptakan keselarasan dalam pengembangan vokasi yang sejalan dengan kebutuhan industri dan potensi daerah,” tambahnya.

Program Fasilitasi Kemitraan yang diselenggarakan oleh Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan DUDI, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antar pihak-pihak terkait dalam pengembangan pendidikan vokasi yang berbasis potensi daerah.

Salah satu kegiatan utama dalam program ini adalah Dialog Publik, yang diharapkan dapat mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, serta ancaman dalam penguatan ekosistem kemitraan vokasi di Provinsi Maluku.

Dalam kegiatan tersebut, beberapa tujuan utama yang ingin dicapai antara lain adalah mengeratkan kemitraan antar stakeholders, memetakan persoalan yang ada dalam ekosistem kemitraan vokasi, serta mengumpulkan masukan dan gagasan dari berbagai pihak untuk pengembangan vokasi yang lebih baik di Maluku.

Acara ini turut dihadiri oleh Penjabat Gubernur Maluku, yang diwakili oleh Asisten Gubernur Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Djalaluddin Salampessy, yang secara resmi membuka kegiatan. Selain itu, hadir pula Direktur Politeknik Negeri Ambon, Direktur Politeknik Perikanan Negeri Tual, serta para narasumber yang merupakan pakar di bidang pendidikan vokasi dan pengembangan daerah, antara lain Dr. Ing. Ir. Heru Pranoto, S.T., Kepala BAPPEDA Provinsi Maluku Dr. Anton Lailossa, S.T., M.Si., dan Ketua Komisi IV DPRD Maluku, Saodah Tethool.

Sebagai penutup, Lenora Leuhery mengucapkan terima kasih kepada para narasumber dan peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam dialog ini.

“Semoga melalui kegiatan ini, kita dapat bersama-sama merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat ekosistem kemitraan vokasi di Provinsi Maluku, demi percepatan pembangunan daerah,” tutupnya.

Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antar pemangku kepentingan dan mempercepat implementasi kebijakan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses