Lautan Eceng Gondok di Sungai Cimanuk Resahkan Warga Indramayu, Pemkab Didesak Masifkan Padat Karya

Indramayu18099 Dilihat
INDRAMAYU, medianasional.id – Kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk di wilayah Indramayu kini kian memprihatinkan. Pasca-pelarangan budidaya ikan sistem keramba, aliran sungai tersebut justru beralih fungsi menjadi “tambak” eceng gondok yang menutup hampir seluruh permukaan air, Jumat (30/1/2026).
Pantauan di lapangan menunjukkan rimbunnya tanaman gulma tersebut menyumbat aliran air menuju muara. Fenomena ini memicu kekhawatiran warga akan terjadinya pendangkalan sungai yang dapat berujung pada bencana banjir saat debit air meningkat.
Di kawasan Pasar Lawas, dekat Gereja Pantekosta Indramayu, seorang warga berinisial AKDF mengeluhkan lambatnya penanganan dari pemerintah setempat. Menurutnya, pertumbuhan eceng gondok jauh lebih cepat dibandingkan intensitas pembersihan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah.
“Harusnya Pemkab Indramayu membentuk tim khusus yang bekerja secara kontinu. Meski lima bulan lalu Bupati Lucky Hakim melalui Dinas PUPR sudah menurunkan ekskavator, tapi penanganannya kalah cepat dengan pertumbuhan gulma. Harus ada upaya yang berkelanjutan agar daya tampung sungai tetap maksimal,” ujar AKDF kepada awak media.
Senada dengan hal tersebut, salah satu tokoh masyarakat setempat menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Indramayu menghidupkan kembali program Padat Karya, berkaca pada keberhasilan kepemimpinan masa lalu seperti era Bupati Jahari, SH dan Letkol Ope Mustofa.
Program Padat Karya dinilai menjadi solusi ganda: selain efektif membersihkan sungai secara rutin, juga mampu menyerap tenaga kerja lokal dan menekan angka pengangguran.
“Bupati sekarang seharusnya bisa mencontoh program dulu. Sisihkan APBD untuk anggaran Padat Karya dengan menggandeng dinas terkait seperti DLH, PUPR, dan Pengairan. Jadi masyarakat diberdayakan, sungai terawat, dan kinerja dinas benar-benar nyata, bukan sekadar laporan ‘Asal Bapak Senang’ (ABS),” tegasnya.
Masyarakat berharap ada langkah konkret dan sinergi antar-instansi agar Sungai Cimanuk kembali bersih dan berfungsi normal sebagai sarana pengairan serta pengendali banjir di Indramayu.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses