Berlangsung Khidmat, PWNU Sumatera Barat Lantik Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasaman Periode 2025-2030

Pasaman1356 Dilihat

Pasaman, medianasional.id– Pada hari Jum’at (30/01), pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasaman selesai dilaksanakan dengan sukses tanpa ada kendala yang berarti.

Sembari bergema Shalawat, Lagu Kebangsaan, Mars Nahdalatul Ulama di Gedung Syamsiar Thaib yang menjadi Sentral diadakan kegiatan.

Terlihat, Puluhan papan bunga ucapan selamat dan sukses dari berbagai instansi dan kalangan dipajang di lingkungan gedung Syamsiar Thaib tempat acara digelar.

Acara tersebut tampak hadir, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama(PWNU) Sumatera Barat, Rais Syuriyah KH. Moch Chozien Adenan, KetuaTanfidziyah Prof. H. Ganefri, PhD, Sekretaris H. Tan Gusli S. Fil. I., MAP., MA, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, H. Salamat Simamora, Bupati Pasaman Welly Suhery, ST (Mustasyar PCNU Pasaman), Wakil Bupati Pasaman H. Parulian Dalimunthe, Sekda Pasaman, Yudesri, S. IP, M, Si, Forkopinda, Muslimat NU, Fatayat NU, Pemuda ANSOR, IPNU, IPPNU, Wali Nagari se – Kabupaten Pasaman.

Rois Suryah PCNU kabupaten Pasaman, Kiyai. Ahmad Nawawi mengatakan “Sejak mula NU berdiri di Pasaman sebetulnya memiliki history yang cukup panjang dan kita patut bersyukur dengan keberadaan NU di Pasaman saat ini sejalan dengan paham amaliyah warga Pasaman mayoritas, Ahlul sunnah waljamaah”, hematnya.

“Begitu juga dengan capaian hari ini, Alhamdulillah kader NU diberikan kesempatan Oleh masyarakat Pasaman menjadi Bupati, ini menandakan keberadaan NU di Pasaman dirasakan kiprahnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Ia berharap, agar Nahdlatul Ulama mampu menjaga Ahlul Sunnah Waljamaah di Pasaman.

Sejalan dengan ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pasaman, Asrial Arfandi Hasan, S.STP, MM, dalam kesempatannya menyampaikan rasa bangga dan terimakasih atas antusias pengurus, undangan serta seluruh pihak yang telah memberikan support dari awal sehingga kegiatan terlaksananya dengan baik pada hari ini.

“Ini adalah langkah awal bagi kita mengemban amanah sebagai pengurus PCNU di Pasaman, maka dari itu kepada seluruh jajaran dan banon – banon NU se-Kabupaten Pasaman agar menyegerakan susunan kepengurusan MWCNU, PRNU di setiap Kecamatan dan Nagari masing-masing,” harapnya.

“Aktif dimasyarakat mensosialisasikan NU tentunya melalui kegiatan-kegiatan Ahlul Sunnah waljamaah nantinya,” sambungnya.

Bupati Pasaman, Welly Suhery, ST didampingi Wakil Bupati Pasaman dalam sambutannya meminta sumbangsih Nahdlatul Ulama dari berbagai komponen, unsur yang ada di negeri ini, agar Pasaman bermarwah maju dan berkelanjutan.

“Baik berupa tenaga pemikiran dan lain-lain kita bangun Pasaman ini bersama-sama agar kelak kita rasakan manfaatnya bersama-sama pula,” harap Bupati.

Selain itu, Bupati Welly juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus PCNU kabupaten Pasaman yang baru saja dikukuhkan.

“Santri di pondok memakai sorban, Karena mereka kader-kader ulama. Bersama NU Kita membangun peradaban  Menuju Pasaman bangkit, berkarakter, maju bersama,” tutup Bupati dengan sebuah pantun.

Dilanjutkan, Ketua Tanfidziyah PWNU Sumatera Barat, Prof. H. Genefri, PhD. Dalam kesempatan itu menyampaikan, “Beberapa hal penting yang saya kira ini perlu menjadi perhatian kita bersama, bukan hanya dari jajaran pengurus, sesuai pesan yang disampaikan Bapak Kyai ahmad Nawawi, menjaga Ahlulsunnah Wal Jamaah yang dilaksanakan NU sebenarnya memiliki makna yang jelas dalam akidah Syariah dan tasawuf, menjadi tugas penyeimbang Masyarakat yang aman,” ujarnya.

“Memastikan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin itu terus hidup melalui Majelis Taklim, Pesantren, madrasah, dan Dakwah yang menyebutkan itu hadir untuk memberikan rahmat kepada semua umat ini perlu kita garis bawahi NU hadir untuk memberikan rahmat bagi semua umat,” tuturnya.

“Umat itu bukan hanya muslim tetapi juga non muslim jadi NU Harus hadir untuk menjadi penyeimbang di tengah maraknya paham-paham keagamaan yang keras,” terangnya.

“Kita tahu, Indonesia ini adalah negara yang multi etnis multi agama. Oleh sebab itu NU punya Kewajiban menjaga, harus bisa membawa rahmat bagi semua umat muslim maupun non muslim,” pintanya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses