Kyai Muda NU Kendal Menyayangkan Adanya Tindakan Represif Aparat di PPKM Darurat

Jawa, Kendal480 Dilihat

KENDAL- medianasional.id- Tokoh Kyai muda Nahdlatul Ulama (NU) Kendal menyayangkan adanya tindakan represif aparat Satpol PP di Semarang saat pelaksaan PPKM Darurat. Dimana telah terjadi tindakan dari aparat Satpol PP yang sewenang-wenang melakukan penyitaan barang dagangan pedagang.

Tokoh Kyai Muda NU Kendal, Said Ahmad Zain menyesalkan adanya peristiwa tersebut.

“Saya sangat prihatin dan kecewa atas adanya tindakan represif aparat Satpol PP,” ujar Kyai Said Ahmad Zain di Kendal, Jawa Tengah, Kamis (8/7/2021).

Kyai Said menjelaskan, tindakan Satpol PP itu tidak mencerminkan sebagai aparatur negara, karena kata dia, itu tidak menghormati dan menghargai rasa prikemanusiaan.

“Seorang pedagang itu bukan hewan, mereka manusia, tolong hormatilah sesama. Kalau jenengan (kamu) mau diangkat derajatnya maka tolong manusiakan manusia” tegas Pimpinan Majelis Taklim Laskar Kyai Gentho (Generasi Tobat) dan Pembina Ansor Banser Kecamatan Brangsong, Kendal tersebut.

Dia mengatakan pedagang bukanlah pencuri atau koruptor. Bahwasanya mereka hanyalah rakyat kecil yang mencari rejeki untuk makan.

“Iya memang mereka, (red- Satpol PP) melakukan tugas, tapi mohon lakukan dengan baik dan santun. Jangan sewenang-wenang,” ungkap Kyai Gondrong itu.

Kendati demikian dia mendukung PPKM Darurat. Karena itu merupakan salahsatu ikhtiar pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid di Indonesia.

“Ayo kita perbanyak Sholawat. Semoga covid cepat sirna, para pedagang bisa berjualan seperti sedia kala. Mendapat rejeki yang barokah dan harapannya kejadian seperti itu tidak terjadi di Kabupaten Kendal,” tandasnya.(AERO)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses