
Malang, medianasional.id – Sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap bencana tsunami yang ada di Palu dan Donggala, warga masyarakat Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo terus menyalurkan bantuannya, Kamis (25/10/2018).
Sebelumnya Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang Donggala dan Palu pada 28 September. Gempa tersebut mengakibatkan tsunami hingga mencapai enam meter.
Hingga 9 Oktober lalu, otoritas menyatakan korban tewas bencana ini mencapai 2.010 orang dengan lebih dari 10 ribu terluka dan hilang.
Bantuan untuk para korban berasal dari para donatur Komunitas Cahayati Kedungsalam dan donatur yang menjadi TKW di Hongkong. Oleh Kepala Desa Kedungsalam bantuan tersebut kemudian di serahkan kepada PMI Kabupaten Malang, yang nantinya akan langsung disalurkan kepada korban bencana di Palu dan Donggala. Dengan total seluruh bantuan Rp 19.000.000.

Misdi selaku Kepala Desa Kedungsalam saat di temui menyampaikan “Ada bantuan yang belum di salurkan, totalnya 20 juta, ini masih cari data yang dari Palu mau mengungsi ke Donomulyo dan sekitarnya mas. Dan sesegera mungkin akan disalurkan” terangnya.
“Data tersebut mengenai keluarga masyarakat sini yang berada di Palu dan Donggala yang hendak mengungsi ke daerah Malang Selatan mas” imbuhnya.
Pimpinan Anggota Komunitas Catur Manunggal, Mujiono (51th) yang juga memiliki usaha kayu menyampaikan “Bantuan yang belum tersalurkan senesar 20 juta tersebut akan kami segerakan untuk disalurkan kepada korban bencana yang berada di Palu dan Donggala, dan semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi mereka yang sangat membutuhkan” terangnya.
Reporter : nrt/drwt
Editor : Sunarto






