Komisi X DPR RI Fokus pada Pengembangan Pendidikan di Maluku, Prioritaskan Program Vokasi dan Pemberdayaan Daerah 3T

Ambon, Maluku1501 Dilihat

Maluku, Medianasional.id – Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Maluku dalam rangka Reses Masa Persidangan Tahun Sidang 2024-2025. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 6 Desember 2024, bertempat di Ruang Rapat Lantai 6, Kantor Gubernur Maluku.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), H. Lalu Hadrian Irfani, S.T., mengungkapkan berbagai persoalan pendidikan, yang menjadi perhatian di Provinsi Maluku. Salah satu isu utama yang dibahas adalah, pengembangan pendidikan vokasi dan upaya peningkatan kualitas pendidikan vokasi, agar lebih relevan dengan dunia industri.

“Kami di Komisi X DPR RI sedang merancang kurikulum vokasi yang lebih sinergis dengan dunia industri. Tujuannya, agar ada keberlanjutan antara pendidikan vokasi dan dunia kerja, sehingga lulusan vokasi bisa langsung terjun ke dunia kerja,” ujar Hadrian Irfani.

Hadrian juga menyoroti, pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta seluruh kabupaten/kota di Maluku dengan pemerintah pusat, khususnya kementerian-kementerian yang tergabung dalam Komisi X, untuk mencari solusi terbaik bagi pendidikan di Maluku.

“Tadi kami sudah diskusi mengenai beberapa persoalan pendidikan di Maluku, termasuk pengembangan pendidikan koperasi. Kami berkomitmen, dan untuk merancang kurikulum vokasi yang lebih sinergis dengan dunia industri, sehingga ada keberlanjutan antara pendidikan dan dunia kerja,” kata Hadrian.

Selain itu, Hadrian menegaskan bahwa, Komisi X DPR RI memberikan perhatian khusus pada daerah-daerah di Indonesia bagian timur, termasuk Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Wilayah-wilayah ini menjadi prioritas dalam berbagai program pendidikan, baik untuk pendidikan vokasi, pendidikan dasar, menengah, maupun pendidikan tinggi.

“Wilayah-wilayah di Indonesia bagian timur, termasuk Maluku, Maluku Utara, dan Papua, menjadi prioritas kami dalam program pendidikan vokasi, pendidikan dasar, menengah, dan pendidikan tinggi. Kami akan terus mendukung penguatan sektor pendidikan di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) dengan mengalokasikan anggaran dan program yang lebih besar,” jelas Hadrian.

Salah satu program unggulan yang disampaikan dalam kunjungan tersebut adalah, pembangunan sekolah transformasi. Program ini akan menjadi bagian dari visi pendidikan pemerintahan Prabowo Subianto, yang bertujuan, untuk memastikan kualitas pendidikan yang lebih baik dan relevansi pendidikan dengan kebutuhan masa depan.

“Seperti yang disampaikan oleh Ibu Mercy Barends, srikandi asal Maluku, bahwa Maluku akan dibangun melalui pendirian sekolah transformasi sebagai salah satu program unggulan dari Pak Prabowo,” tambah Hadrian.

Hadrian juga mengungkapkan bahwa, Komisi X DPR RI berkomitmen untuk memperbesar anggaran bagi program-program prioritas di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), seperti beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar) dan BIP (Beasiswa Indonesia Pintar Kuliah). Program ini bertujuan, untuk meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.

“Beasiswa seperti KIP dan BIP Kuliah akan diperluas untuk membantu masyarakat di daerah 3T mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka melalui pendidikan,” ujar Hadrian.

Dengan berbagai langkah yang telah dan akan dijalankan, Komisi X DPR RI berharap, dapat membantu mengurangi pengangguran di Maluku, memperbaiki kualitas pendidikan, dan membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat .

Hadrian menegaskan, pentingnya keberlanjutan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan perubahan positif di Maluku dan wilayah Indonesia bagian timur lainnya.

Di tempat yang sama, Penjabat Gubernur Maluku, Ir. Sadali IE, M.Si, juga memberikan tanggapan positif terkait dukungan yang diberikan oleh Komisi X DPR RI.

Pemerintah Provinsi Maluku, menurut Gubernur, menerima dukungan dalam rangka kerja reses pertama Komisi X DPR RI yang membidangi bidang pendidikan, olahraga, kebudayaan, dan perpustakaan.

Dalam kesempatan tersebut, berbagai persoalan mendasar terkait keempat bidang ini dibahas bersama Komisi X, dengan respons yang sangat positif.

“Dalam pertemuan ini, kami banyak membahas, berbagai persoalan mendasar terkait empat bidang yang menjadi tanggung jawab Komisi X, dan mendapat respons yang sangat baik. Ini menunjukkan bahwa, Komisi X memiliki komitmen untuk mendorong pembangunan di bidang pendidikan, olahraga, kebudayaan, dan perpustakaan,” ujar Sadali.

Gubernur juga berharap, agar semua hal yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut, dapat segera terealisasi.

Ia menekankan, pentingnya respons positif terhadap masalah-masalah yang disampaikan oleh berbagai pihak, seperti perguruan tinggi, pemuda, pimpinan OPD, serta anggota DPRD Provinsi Maluku.

“Harapan kita semua, apa yang dibicarakan tadi dapat segera direalisasikan. Semua pihak yang terlibat dalam pertemuan ini, baik dari perguruan tinggi, pemuda, maupun pemerintah daerah, harus memiliki komitmen yang sama. Kita tidak ingin ada lagi perbedaan dalam memperjuangkan kepentingan masing-masing wilayah. Yang lebih penting adalah bagaimana kita bersama-sama memperjuangkan kepentingan pembangunan di keempat bidang ini untuk kemajuan Maluku,” tegas Gubernur.

Selain itu, Pj.Gubernur juga menekankan, dukungannya terhadap pengembangan bidang vokasi. Salah satunya terkait dengan persiapan ketenagakerjaan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan lapangan kerja, terutama dalam proyek besar seperti Blok Masela.

“Kami sangat mendukung pengembangan bidang vokasi, yang sangat penting untuk mempersiapkan ketenagakerjaan di Maluku. Kita perlu mempersiapkan tenaga kerja dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri, agar tenaga kerja lokal siap berkontribusi dalam proyek-proyek besar seperti Blok Masela yang akan membuka banyak peluang kerja,” pungkasnya.

” Dengan adanya dukungan dari Komisi X DPR RI dan komitmen dari seluruh pihak terkait, Kami berharap pembangunan di Maluku, khususnya di empat bidang utama ini, dapat berjalan dengan lebih baik dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” tutup Pj.Gubernur.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses