Klarifikasi di Ruang Dinas PU SDA Kabupaten Malang Terkait Irigasi

Jawa Timur296 Dilihat
Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Malang.

Malang, medianasional.id – Pihak Dinas PU SDA (Sumber Daya Air) Kabupaten Malang memberan klarifikasi terkait proyek rehab irigasi yang berada di Dusun Bareng, Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jum’at (13/12/2019).

Sunarto, Pimpinan Daerah (Pimda) Malang Lembaga Komando Pembrantasan Korupsi (K.P.K) juga turut menyampaikan pendapatnya “Kalau dilihat dari pembangunan, itulah yang menjadi polemik warga masyarakat desa Sidomulyo, karena pengerjaannya seperti itu, ya seharusnya pihak Dinas terkait bisa paham bagaimana kondisi di lapangan walaupun sudah di borongkan ke CV Rampal Jaya yang berada di Talok, Kecamatan Turen,” pungkasnya.

Pohon yang tidak ditebang saat proses pembangunan rehab irigasi.

Fauzi sebagai pelaksana saat di konfirmasi melalui via telepon menyampaikan “Yang di beritakan lewat media itu tidak benar, karena jika untuk memotong pohon tidak ada RABnya. Saya bekerja sesuai dengan arahan dari dinas, dan tolong wartawannya bisa langsung ke Dinas Pengairan mas karena disana sudah di tunggu oleh Reza selaku kasi pembangunan. Karena untuk semua pekerjaan tersebut sudah sesuai aturannya” terangnya.

Reza selaku kasi pembangunan saat di temui oleh tim media di ruangannya menyampaikan “Intinya semua pembangunan di situ sudah sesuai dan kalau pemotongan pohon ada dinas lingkungan hidup, kita mentaati peraturan” ujarnya.

Pembangunan belum ada seumur jagung, namun tembok irigasi sudah di rong rong air.

Habiba selaku kabid OP saat memberikan klarifikasinya menyampaikan “Kalau mengenai pembangunan yang di bilang amburadul saya tidak setuju, semua pembangunan sesuai aturan yang ada, dan mengenai pohon yang tidak ditebang, tidak semudah itu sebab ada dinas lingkungan hidup. Pekerjaan sudah sesuai RAB dan volumenya. Kalau misalkan pohon ditebang nantinya ada tambahan volume lagi. Saya juga nanti akan ngomong sama kadesnya, sudah di bantu pembangunan malah di buat ramai, nanti akan saya telepon kepala desanya mas” terang Habiba.

Reza juga mengatakan bahwa akan menyampaikan perihal tersebut ke pimpinan agar bisa bekerja sama. “Nanti lebih lanjut akan saya sampaikan ke Pak Catur agar bisa bekerjasama dengan baik” terang Reza.

Reporter : TIM

Editor : drwt

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses