Kios Bensin dan Satu Panel Gardu Listrik Habis Terbakar

Jawa Timur295 Dilihat
Kebakaran kios bensin dan tambal ban serta gardu listrik yang terjadi di Jl. Laksamana Martadinata, gang 2, Kota Malang.

Malang, medianasional.id – Sebuah kios bensin dan tambal ban serta satu panel gardu listrik habis dilalap si jago merah.

Kebakaran tersebut terjadi di sebuah kios bensin eceran dan tambal ban di Jalan Laksamana Martadinata, gang 2, Kota Malang, Minggu (17/03/2019).

Kejadian sekitar pukul 09.30 di samping Perkumpulan Sosial Panca Budhi. Hal ini dituturkan oleh Rijal, warga sekitar, yang mengaku usai mengisi bensin di lokasi kejadian. “Sekitar jam 09.00 itu saya ngisi bensin di sini, mas, setelah setengah jam, tahu-tahu api sudah membesar,” jelasnya.

Tiga buah sepeda motor yang terbakar.

Menurut Galih, warga sekitar yang sedari tadi ikut membereskan puing sisa kebakaran menuturkan kebakaran berasal dari bensin yang terseret air hujan hingga menyulut api yang sedang digunakan untuk menambal ban.

“Tadi ada yang nembel ban, trus ada juga yang ngisi bensin, lalu bensinnya mengucur, dan bensinnya itu campur air hujan dan mengalir ke arah api yang sedang dibuat untuk menambal ban,” paparnya.

Akibat insiden ini, satu kios ahli kunci, 3 buah sepeda motor, dan gardu listrik habis terbakar. Kabel listrik pun meleleh akibat kebakaran ini. Selain itu, kerugian materi ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Gardu listrik yang ikut di lalap si jago merah.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya luka bakar yang dialami oleh pemilik kios bensin eceran dan tambal ban. Korban pun kini sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

PLN pun sudah hadir di lokasi untuk identifikasi dan pembenahan. Tim kepolisisan juga sudah terlihat di tempat. Sementara tim dari PMK sudah tidak terlihat di lokasi.

Akibat kejadian tersebut beberapa kendaraan sempat berhenti untuk melihat kebakaran, namun tidak sampai menimbulkan kemacetan.

Reporter : nrt

Editor : Sunarto

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses