Bogor, Medianasional.id – Ketua KNPI Kecamatan Ciawi, Muhamad Yusril, S.I.Kom., mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan praktik judi online. Menurutnya, fenomena tersebut telah berkembang menjadi persoalan sosial yang berdampak pada ketahanan keluarga, kondisi ekonomi, dan kualitas sumber daya manusia.
Yusril menilai perkembangan teknologi digital perlu diimbangi dengan penguatan literasi digital dan pendidikan karakter. Tanpa langkah pencegahan yang berkelanjutan, praktik judi online dinilai berpotensi semakin menyasar kalangan usia produktif, termasuk generasi muda.
“Judi online bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman terhadap masa depan generasi muda. Dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku, tetapi juga keluarga dan lingkungan sosial,” tegas Yusril, Senin (6/7).
Menurut dia, organisasi kepemudaan memiliki peran dalam membangun kesadaran masyarakat melalui edukasi mengenai bahaya judi online. Upaya pencegahan, lanjutnya, perlu dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan keluarga.
“KNPI Kecamatan Ciawi siap berkontribusi melalui kegiatan edukasi yang menyasar masyarakat, khususnya kalangan pemuda. Pencegahan akan lebih efektif jika dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Yusril mengatakan dampak judi online tidak hanya berupa kerugian finansial, tetapi juga dapat memicu konflik keluarga, meningkatnya utang, gangguan kesehatan mental, menurunnya produktivitas, hingga tindak kriminal yang dipicu tekanan ekonomi.
Ia juga mengajak generasi muda memanfaatkan ruang digital untuk kegiatan yang produktif, kreatif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pemuda harus menjadi pelopor perubahan. Jangan sampai kemajuan teknologi dimanfaatkan untuk aktivitas yang merusak masa depan. Mari membangun budaya digital yang sehat, produktif, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Yusril berharap upaya pencegahan judi online dapat menjadi gerakan bersama guna melindungi generasi muda dan memperkuat kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga kualitas karakter generasi muda. Karena itu, menjaga mereka dari ancaman judi online merupakan tanggung jawab bersama,” tuturnya.






