Keren…!, Warga Lapas Terbuka Kendal Hasilkan Ratusan Ton Produk Pertanian

Kendal275 Dilihat

ketfoto:kalapas terbuka kendal Rusdedy memeriksa tanaman melon

Kendal, medianasional.id Wow keren, warga binaan di Lapas Terbuka Kendal mampu mengelola lahan kurang produktif hingga mampu menghasilkan ratusan ton produk hasil pertanian.

Pada tahun 2017 lalu Mentri Hukum dan Ham mengharapkan, Lapas Terbuka Kendal sebagai lapas produktif. Maka berbagai kegiatan keterampilan ke warga binaan terus ditingkatkan agar saat mereka sudah keluar bisa mandiri, berkembang dan terampil.

Kalapas Terbuka Kendal Rusdedy menyampaikan, sektor pangan wajib ditingkatkan produktifitasnya apalagi dimasa pandemi corona.

“Warga binaan kita ajari cara bertani, bercocok tanam dan mengolah lahan, dari hasil pertanian itu saat ini mereka mampu memproduksi pangan hingga ratusan ton,” kata Rusdedy di Lapas Terbuka Kendal Jawa Tengah, Senin, 24/8/2020.

Dikatakan Rusdedy, berbagai pihak digandeng untuk mewujudkan Lapas Produktif, seperti Kementrian Pertanian, Bappenas, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan Kendal di budidaya perikanan dan peternakan, Yayasan Inisiatif Indonesia Biru Lestari (WAIBI) dibidang pelatihan agribisnis, CV Indoshrimps dibidang budidaya udang vaname system kolam bundar, CV Putra Kirana dibidang budidaya buah-buahan dan sayuran. PT Sido Muncul dibidang tanaman herbal, yayasan Global Ikhwan Indonesia dibidang pembinaan kepribadian dan Kementrian Agama untuk bidang pembinaan keagamaan.

“Untuk tanaman jagung seluas 15 hektar menghasilkan 150 ton per tahun 2 kali tanam, 25 ribu tanaman melon, hasil per pohon rata-rata 4 kg, maka hasil per periode tanam 100 ton, 4 kali tanam per tahun jadi total menghasilkan 400 ton,” jelasnya.

Disamping melon, lanjut Rusdedy, Lapas Terbuka Kendal juga mengembangkan 2400 pohon tanaman semangka dengan hasil 3 kg per pohon, perperiode tanam menghasilkan 7,2 ton, satu tahun 4 kali tanam sehingga total per tahun menghasilkan 28,8 ton.

Ditambahkan Rusdedy, tidak hanya pertanian dan peternakan ada juga budidaya ayam petelur perhari menghasilkan 125 kg, setiap bulan 3,75 ton, apabila diakumulasi pertahun mencapai 45 ton. Untuk budidaya udang vaname menghasilkan 36 ton pertahun.

“Selain itu, kita masih kembangkan perternakan, yakni ayam pedaging, sapi, kambing atau domba, ikan air tawar, tambak ikan bandeng, perkebunan singkong/ubi rambat, pisang tanaman herbal dan sayur-sayuran,” terangnya.

Menurut Rusdedy, kegiatan itu semua dapat berjalan dengan baik kalau stakeholder pemangku kebijakan dan kepentingan bisa bersinergi.

“Seperti saat ini, Lapas Terbuka Kendal bekerjasama dengan kementrian/lembaga, NGO, swasta dan kelompok-kelompok tani sebagai pendamping warga binaan dibidang pertanian, sebagaimana komitmen yang kita usung, “Lapas Terbuka Kendal Bersinergi Membangun Kemandirian dan Kepribadian Narapidana”,” pungkasnya.(Ero)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses