Ambon, medianasional.id — Dalam acara “Update Perekonomian Provinsi Maluku Semester 1 Tahun 2024,” Teddy Suhartadi Permadi, S.E., Ak., MIDS., Kepala Kanwil DJPb Provinsi Maluku, menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik dan peran serta masyarakat dalam mengawasi jalannya pembangunan melalui pembiayaan transfer ke daerah. Acara yang digelar di Kanwil DJPb di Karpan Ambon ini pada Senin (29/7/24) berlangsung lancar sejak pagi hingga siang hari.
Teddy menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir yakni, Kepala KPP Ambon, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Ambon, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Ambon, Kepala bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Maluku, Mahasiswa Unpatti, Mahasiswa Universitas Darussalam, dan Mahasiswa Universitas Kristen Maluku.
Narasumber acara berasal dari Kepala kanwil DJPb, Kepala Bank Indonesia, Kepala Otoritas Jasa Keuangan, Kepala Badan Pusat Statistik, dan acara dipandu oleh Kaprodi Ekonomi Pembangunan Maluku Universitas Pattimura. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam mengawal anggaran agar lebih akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kenapa kami melaksanakan acara ini? Ini bagian dari keterbukaan informasi publik yang berkaitan dengan tanggung jawab kita sebagai pemerintah, serta tanggung jawab masyarakat untuk mengawasi pembangunan melalui pembiayaan transfer ke daerah. Diharapkan masyarakat bisa memahami kondisi riil terkait pembiayaan, serta berperan aktif sebagai kontrol,” ujar Teddy.
Teddy juga menyoroti tantangan dan potensi besar yang dihadapi Maluku, khususnya dengan karakteristik geografisnya sebagai wilayah kepulauan.
“Tantangan masih luar biasa, tetapi potensinya juga besar. Dengan acara hari ini, kita harap dapat memperoleh wawasan untuk bersama-sama mengawal transfer ke daerah demi pembangunan Maluku yang lebih baik dan maju ke depannya,” tambahnya.
Mengenai kebijakan ekonomi untuk semester kedua, Teddy mengingatkan bahwa masa transisi pemerintahan ini berarti menunggu arahan dari Menteri Keuangan yang baru.
“Kami akan mengikuti rencana yang dikeluarkan oleh menteri yang baru. Jadi, kita tunggu tanggal mainnya,” jelasnya.
Acara ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat untuk memastikan bahwa penggunaan anggaran negara tidak hanya transparan tetapi juga efektif dalam memajukan kesejahteraan rakyat Maluku.






