BATANG, medianasional.Id.
Dampak kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di Kabupaten Batang terus meluas. Menanggapi situasi kritis ini, Kodim 0736/Batang bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih langsung ke pemukiman warga yang mengalami kekeringan.
Aksi tanggap darurat ini menyasar Desa Pesalakan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Pada Selasa (29/9/2026), sebanyak 12.000 liter air bersih dialokasikan untuk membantu warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan air minum dan sanitasi sehari-hari.
Bantu Ringankan Beban 1.900 Jiwa
Danramil 07/Bandar, Kapten Cba Suwanto, menjelaskan bahwa aksi dropping air ini merupakan respons cepat TNI terhadap keluhan masyarakat. Krisis kekeringan di wilayah ini tercatat berdampak pada sekitar 450 kepala keluarga (KK) atau setara 1.900 jiwa.
“Penyaluran air bersih ini adalah wujud nyata kepedulian Kodim 0736/Batang. Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kemarau ini dapat terpenuhi,” ujar Kapten Suwanto di sela-sela kegiatan pembagian air.
Ia menambahkan, pihak TNI akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan siap hadir kembali kapan pun masyarakat membutuhkan bantuan serupa. “Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban warga, khususnya untuk konsumsi dan kebutuhan domestik harian,” imbuhnya.
Apresiasi dari Pemerintah Desa
Langkah sigap jajaran Kodim Batang ini mendapat sambutan hangat dari pihak pemerintah desa dan warga setempat. Kepala Desa Pesalakan, Rapini, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian TNI terhadap warganya yang sedang kesulitan.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kodim 0736/Batang atas bantuan dropping air bersih ini. Di tengah keterbatasan air yang kami alami akibat kemarau, bantuan ini jelas sangat berarti bagi seluruh warga Desa Pesalakan,” tutur Rapini.






