Kapolres Subang, Desa Harus Berbasis Deteksi Dini, Ekonomi Kreatif dan Ketahanan Pangan

Subang342 Dilihat

 

Subang, Medianasional.id – Ingin supaya desa menjadi basis deteksi dini, ekonomi kreatif dan ketahanan pangan agar terjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Kabupaten Subang.

Hal ini disampaikan Kapolres Subang, AKBP. Sumarni, pada saat Silaturahmi dan Ceramah Kamtibmas di Aula Desa Langensari, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Rabu (21/09/2022).

Kegiatan Ceramah Kamtibmas, AKBP Sumarni didampingi Kasat Narkoba Polres Subang AKP Ronih, Kasat Binmas Polres Subang AKP Priyanto, Kapolsek Blanakan AKP Kustiawan dan lainnya.

Menurut Sumarni, desa harus jadi basis deteksi dini. Saat ada kegiatan masyarakat, aparat desa mengetahui dan melapor kepada kepolisian, sehingga dapat diantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas.

Selain basis deteksi dini, lanjut AKBP Sumarni, desa harus menjadi basis ekonomi kreatif. Setiap desa harus memiliki produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) unggulan dijual ke BUMDes dan luar desa.

“Kalau bapak-bapak dan ibu-ibu sibuk melakukan aktivitas ekonomi, tentunya tidak akan kepikiran untuk berbuat tindak kejahatan. Makanya, penting warga melakukan aktivitas ekonomi,” ujarya.

AKBP. Sumarni pun ingin desa jadi basis ketahanan pangan. Warga dapat menanam tanaman di lahan yang ada di sekitar rumah. Kalau tidak ada lahan, bisa memanfaatkan pot-pot yang ada di rumah.

“Saya ingin desa menjadi basis ketahanan pangan untuk mencegah terjadinya krisis pangan. Masyarakat bisa menanam talas, singkong, cabai dan lainnya di lahan yang ada di sekitar rumah,” ujar AKBP Sumarni.

Ia pun berpesan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing agar tidak terjadi tindak pidana seperti pencurian sepeda motor dan lainnya.

“Masyarakat yang mempunyai anak agar mengawasi anaknya supaya tidak menjadi pemakai atau pengedar narkotika. Saat memakai sepeda motor agar mematuhi aturan berlalu lintas,” pungkasya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses