Sebulu, Medianasional.id – Kepala Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sebulu, Hendi, menyampaikan harapannya agar pembangunan di desanya semakin berkembang dan merata sesuai dengan program pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara di bawah kepemimpinan Bupati saat ini.
“Alhamdulillah, kami sejalan dengan program Bupati yang selalu berupaya menghadirkan pembangunan terbaik untuk masyarakat. Ke depan, kami berharap pembangunan yang kami idam-idamkan dapat lebih menyentuh langsung kebutuhan warga,” ujar Hendi.
Menurutnya, sektor pertanian di Desa Tanjung Harapan sudah mendapatkan perhatian dengan adanya bantuan hingga jutaan rupiah. Namun, infrastruktur jalan masih menjadi fokus utama masyarakat.
“Masih ada beberapa akses jalan penghubung yang belum tersentuh pembangunan, seperti jalur dari Tanjung Harapan ke Bloro, ke Kakak Kidal, maupun ke Teratak. Akses ini penting agar perekonomian warga tidak terhambat dan kampung tidak menjadi terisolasi,” jelasnya.
Hendi menambahkan, di Dusun Sinar Harapan masih terdapat sekitar 650 meter jalan poros yang belum terselesaikan sejak pengecoran tahun 2014–2015. “Sekitar dua kilometer jalan masih perlu disemenisasi. Warga sangat berharap agar pengerjaan ini bisa segera direalisasikan, karena di sana juga sudah berdiri fasilitas pendidikan seperti Sanggar Kegiatan Belajar (SKB),” ungkapnya.
Selain infrastruktur jalan, Hendi juga menyoroti pentingnya pembangunan jembatan penghubung antardesa dan antar-kecamatan. “Kami berharap akses jembatan di wilayah Kecamatan 10 bisa segera terwujud, karena itu akan menjadi penghubung utama antarwilayah bahkan antar kabupaten,” katanya.
Desa Tanjung Harapan sendiri memiliki beberapa dusun, yakni Mulia Harapan dan Sinar Harapan, dengan karakteristik masyarakat yang beragam namun tetap hidup dalam toleransi tinggi. “Alhamdulillah, meskipun penduduknya beragam, masyarakat kami sangat menghargai perbedaan dan saling menjaga keharmonisan,” tutur Hendi.
Ia juga mengapresiasi berbagai program pemerintah yang telah membantu masyarakat di bidang pertanian dan peternakan. “Bantuan alat panen, mesin semprot, hingga dukungan kelompok tani sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh warga,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Hendi menegaskan bahwa pembangunan ekonomi masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah desa.
“Kami fokus pada pembangunan yang berbasis ekonomi. Kalau ekonomi masyarakat berjalan, maka pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan pun akan ikut meningkat,” pungkasnya.(din)






