Kampar, medianasional.id – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 006 Pasir Sialang, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten, Kampar, Provinsi Riau, mendapat keluhan dari orang tua siswa. Sebab lauk “Ayam Kolio” yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Robby Antama Ulana Dapur Bangkinang – Kampar pada Senin 10 November 2025 diduga sudah basi dan berbau tidak sedap.
Wali murid yang mengetahui hal tersebut merasa kecewa sebab ketika dikomplain melalui pesan maupun telepon WhatsApp ke Kepala Sekolah maupun pemilik dapur tidak merespon.
Selanjutnya dikatakan salah satu orang tua murid UPT SD Negeri 006 Pasir Sialang berinisial S, “tadi saya ke sekolah menjumpai ibu Kepala sekolah, tapi tak jumpa. Dan hanya jumpa para guru, kemudian saya kontak Eri Kepala SPPG namun menyuruh kontak langsung ke Kepsek agar isu MBG basi tidak merambah kemana – mana,” katanya.
“Jangan – jangan dapur MBG ini hanya mencari dan mendapatkan keuntungan materi saja bang, kalaulah sempat anak kita keracunan nanti. Dan kita mengadu atau menelpon tidak diresponnya, ini sangat membahayakan keselamatan anak bang. Kemudian kemarin baru ada respon masalah MBG yang basi, akhirnya diganti dengan roti dan buah jeruk” jelas wali murid SD Negeri 006 Pasir Sialang tersebut. Selasa malam, (11/11/25).
Menyikapi hal tersebut, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Robby Antama Ulana Dapur Bangkinang – Kampar atas nama Eri yang juga anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kampar sebagai pengamanan di ruang tunggu tamu Bupati Kampar mengatakan, “tidak benar isu itu pak. Kami saja di hari Senin tidak ada menyalurkan makanan terhadap anak – anak kita,” bantahnya.
Ketika disinggung oleh awak media mengenai ada pengganti MBG berupa jeruk, roti, dan susu kotak, lalu Eri membebarkan.
“Pengganti makanan yang di hari Senin itu kita antarkan sekalian tadi semuanya pak. 1 orang siswa pun tidak ada yang memakan makanan di hari Senin itu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 006 Pasir Sialang, Mardiana saat dikonfirmasi awak media lewat pesan Whatsapp, hingga berita ini diterbitkan bungkam dan tidak menjawab pertanyaan awak media.






