Ende, Medianasional.id – Bupati Yosef Benediktus Badeoda, S.H.,M.H. Penuhi Undangan Kementan, Ende Dapat Tambahan Rp 9 M Untuk Optimalisasi Lahan Pertanian
Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Gadir Ibrahim Dean saat di konfirmasi via telepon oleh Kominfo-Red.
Ia jelaskan, tambahan dana senilai 9 Milyar ini merupakan apresiasi Kementan terhadap Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda beserta jajarannya dalam memenuhi undangan Rakornas Pertanian, Senin, (20/4) di di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI.
“Jadi, kami bersama Bapak Bupati, baru saja selesai mengikuti Rakornas Pertanian, dan dilanjutkan dengan Desk bersama Direktorat Jendral Holtikuktura terkait Horticulture Development in Dryland Area Project (HDDAP), terkait tambahan 9 Milyar tersebut merupakan apresiasi Kementan terhadap keseriusan dan komitmen Bapak Bupati terhadap Pertanian di Ende sehingga dari usulan kita yang semula 22 M menjadi 31 M,” ujarnya senang.
Ia tambahkan di 2026, setelah Desk Final bersama Kementan hari ini, Ende akan segera mulai pengembangan pembimbitan jahe dan alpokat masing-masing 200 hektar, ditambahkan dengan biaya infrastruktur pertanian dengan alokasi dana kurang lebih 300 Milyar, dari hasil pembagian dari total 1,8 Triliun untuk 7 Kabupaten di seluruh Indonesia.
Untuk komoditi jahe akan di kembangkan di Kecamatan Wolojita, Ndona Timur, Lepkes, dan Kecamatan Kelimutu, sedangkan Alpokat di Kecamatan Wolojita, dan Kecamatan Kelimutu.
“Tadi juga Bapak Bupati, kembali mengusulkan penambahan area pengembangan jahe untuk di Wilayah Kecamatan Detusoko sekitar 35 hektar”, tambahnya.
Sementara itu, angin segar lain datang dari kegiatan hilirisasi perkebunan, dari usulan Pemkab Ende senilai 4 Milyar untuk Alsintan, Peremajaan dan perluasan perkebunan, akan di realisasikan di Tahun 2026 menjadi Rp. 11. 675.360.000,-(Sebelas Milyar Enam Ratus Tujuh Puluh lima Juta Tiga Ratus Enam Puluh Ribu Rupiah).
Rencananya, di akhir April 2026 akan dilakukan Pertemuan Audiensi dan Koordinasi Teknis Lanjutan HDDAP Kabupaten Ende, yang
dihadiri oleh Tenaga Ahli Menteri Pertanian,Dinas Pertanian Provinsi dan Dinas Kabupaten sebagai District Project Implementation Unit (DPIU), Konsultan Kabupaten / District Implementation Team (DIT) serta perwakilan klaster petani di Ruang Garuda Kantor Bupati Ende.






