MAHAKAM ULU, medianasional.id – Debit air Sungai Mahakam di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, terus menurun akibat musim kemarau panjang. Kondisi ini menyebabkan lumpuhnya transportasi sungai dan memicu lonjakan harga kebutuhan pokok di wilayah hulu.
Pantauan di Tering Ulu, Rabu (2/9/2026), sejumlah kapal taxi sungai terpaksa standby karena air terlalu dangkal dan rawan kandas. Dermaga terlihat jauh dari permukaan air.
“Surutnya air berbanding lurus dengan naiknya harga sembako. Kalau kapal tidak jalan, barang dari Samarinda telat masuk,” ujar warga setempat.
Warga meminta perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu. Mereka mengusulkan adanya bantuan angkutan darat khusus untuk distribusi sembako atau menggelar pasar murah agar harga bisa ditekan.
“Kasian nasib warga di hulu. Kami butuh solusi cepat,” tambah warga.
Sungai Mahakam merupakan urat nadi utama transportasi dan ekonomi masyarakat Mahulu. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah terkait penanganan dampak kekeringan ini.






