Kades Cinta Dame Simanindo Terkesan Abaikan Laporan Penyerobotan Tanah

Jakarta331 Dilihat

Jakarta, Medianasional.id – Kepala Desa (Kades) Cinta Dame Kecamatan Simanindo Diduga mengabaikan laporan masyarakat terkait penyerobotan tanah oleh Kristian Turnip alias Osama di Dusun 3 Sigurgur Pasir. Pasalnya, meski sudah diinformasikan oleh pemilik, Kades ini terkesan cuek bebek.

Padahal, bulan Oktober 2020 lalu, Kades ini jadi mediator dalam mediasi antara penyerobot dengan pemilik.

Ketika itu, Krisman Turnip mengaku tanah tersebut adalah miliknya berdasarkan tona atau pesan orang tuanya.

“Dulu orang tua saya berpesan kepada saya, tanah itu milik kita, hanya digadaikan ke Ompung Nonang. Dan dari kecil saya sudah merantau, baru kembali ke sini setelah dewasa. Tanah itu digadaikan untuk biaya pernikahan saya,” kata Krisman.

“Pengakuan orang ini tentu tidak masuk akal,” kata Charles Turnip, seorang ahli waris yang mengaku masa kecilnya bersama orang tuanya masih memanfaatkan tanah dimaksud untuk bertani sebelum merantau meninggalkan kampung halaman.

Charles menambahkan, “Bagaimana jika saya katakan, Samosir ini milik saya, karena ada tona Ompungku dulu? Masuk akal tidak?” tanya Charles.

Dirinya dan keluarga juga terbuka, jika Krisman bisa membuktikan surat gadai dan saksi bisa dihadirkan oleh Krisman.

“Jika Krisman bisa buktikan surat gadai dan menghadirkan saksi, kita akan terbuka. Ini saksi dan bukti gadai tidak ada, ini sama aja rampok,” terang Charles.

Sementara Kades Cinta Dame, Hamzah Malau yang saat mediasi itu sebagai mediator, menjelaskan, jika hanya tona tidak bisa sebagai alat untuk mengakui kepemilikan.

Setelah mediasi, terjadi kesepakatan bersama antara Krisman dan pemilik, bahwa Krisman tidak akan menguasai dan memanfaatkan tanah tersebut yang dituliskan dalam Surat Kesepakatan Bersama di atas materai, dan surat juga dikirim kepada Kepala Desa.

Namun, setalah pemilik pulang ke Jakarta, Krisman kembali menguasai dan memanfaatkan lahan yang diakunya berdasarkan “tona.”

Ketika hal tersebut diberitahukan kepada Kepala Desa, Hamzah Malau melalui WhatsApp, Kades ini tidak menanggapi, sehingga terkesan mendukung Krisman yang nantinya dapat menimbulkan konflik.

Untuk itu, agar nantinya tidak menimbulkan konflik, sangat diharapakan Kepala Desa Cinta Dame, Hamzah Malau bertindak dan bersikap adil dengan mencegah tindakan Krisman.

 

Penulis: Tim/rap.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses