Kabid Pembinaan SMA Disdik Maluku Paparkan Permasalahan Pendidikan dalam Kunjungan Reses Komisi X DPR RI di Ambon

Ambon, Maluku899 Dilihat

Medianasional.id, Maluku – Pada Sabtu, 7 Desember 2024, Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, Farid Hatala, S.STP, menyampaikan perkembangan terbaru terkait kunjungan anggota Komisi X DPR RI ke Provinsi Maluku.

Dalam kunjungan yang berlangsung di halaman SMK Negeri 5 Ambon, Farid Hatala menjelaskan bahwa dirinya ditugaskan untuk mendampingi reses fungsi Komisi X DPR RI di Maluku, menggantikan PLT Kepala Dinas Pendidikan yang sedang mengikuti rapat koordinasi dengan PGRI.

Farid mengungkapkan bahwa, rangkaian kegiatan kunjungan ini dimulai sejak kedatangan anggota Komisi X DPR RI di Ambon pada Jumat malam, di mana pihaknya memaparkan kondisi dan permasalahan pendidikan di Provinsi Maluku.

“Kami berharap, kunjungan ini dapat menjadi batu loncatan untuk memperbaiki kondisi pendidikan di Maluku, baik dalam hal pemenuhan kebutuhan guru maupun sarana dan prasarana pendidikan,” ujar Farid.

Farid juga menyampaikan harapan agar keberadaan perwakilan dari Komisi X DPR RI, khususnya Ibu Mercy, dapat mendongkrak dukungan dan bantuan bagi sektor pendidikan melalui kementerian teknis terkait, seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Selama kunjungan, Farid mengungkapkan bahwa, selain di SMK Negeri 5, para anggota Komisi X juga akan melakukan kunjungan ke Universitas Pattimura (Unpati) Ambon dan SMA Negeri 14 Ambon.

Kunjungan ini diharapkan, dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi pendidikan di Maluku, terutama terkait pelaksanaan program-program seperti Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan bantuan operasional sekolah (BOS).

Di sisi lain, Farid juga menyoroti beberapa permasalahan terkait pelaksanaan pembangunan fisik di tahun anggaran 2023, yang saat ini sedang diperiksa oleh Krimsus. Ia berharap, pemeriksaan ini dapat segera menemukan titik terang, dan tidak ada masalah hukum yang mencoreng dunia pendidikan di Provinsi Maluku.

Farid menegaskan bahwa, meskipun ia baru dilantik sebagai Kepala Bidang Pembinaan SMA pada 15 Januari 2024, ia akan berupaya memastikan semua masalah dapat diselesaikan dengan baik.

Kunjungan ini diharapkan, dapat menjadi langkah positif bagi pengembangan pendidikan di Provinsi Maluku, dan mendorong perhatian lebih besar dari pemerintah pusat terhadap kebutuhan dan tantangan yang dihadapi dunia pendidikan di daerah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses