Jembatan Pintu Air ABC Dikunci, Warga Minta Solusi Akses Jalan ke BBWS

Indramayu1776 Dilihat

Indramayu, Medianasional.id – Jembatan Pintu air ABC yang terletak di Desa Muntur, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dikeluhkan oleh warga. Hal ini terpotret dari kegundahan para petani yang sering mengakses jalan menuju lahan pertaniannya.

Letak jembatan pintu air ABC yang membentangi sungai Saradan (Congger) sepanjang 50 meter ini menjadi salah satu akses tercepat bagi warga yang akan menuju areal pertanian wilayah Desa Losarang dan Desa Muntur, Kecamatan Losarang, atau sebaliknya.

Pasca adanya rekonstruksi pintu air ABC itu, kini jalur jalan jembatan pintu air ABC tampak terlihat dipagar dan diberi kunci gembok pada pintu pagarnya. Keberadaan pagar yang terkunci itu membuat warga (petani) yang akan melintasi jembatan pintu air ABC merasa terganggu bahkan terkesan menghalangi akses jalan tidak seperti lazimnya jembatan-jembatan yang lainnya.

“Sekarang kita agak susah lewat kalau lagi bawa barang mas. Nggak tahu dipagar sama dikunci sekarang sih,” ucap petani kepada awak media, Sabtu (20/6/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi jembatan pintu air ABC kini berdiri kokoh tidak seperti semula. Namun, kondisi akses untuk melewati jembatan itu terdapat pagar besi berwana kuning dengan pintu pagarnya terkunci gembok dan hanya dibukakan sebagian pintu berukuran lebar sekitar 1 meter.

Sementara itu, menurut Humas PT HK yang melaksanakan pembangunan rekonstruksi jembatan pintu air ABC memberikan tanggapan terkait adanya pagar yang terkunci itu.

“Iya (dikunci), biar kendaraan tidak bebas masuk ke area bendung. Setidaknya  ada koordinasi” ujar Ade, Humas PT HK, menjawab konfirmasi lewat pesan elektronik, Minggu (21/6/2026).

Ia pun menambahkan bahwa terkait hal koordinasi, pihak yang akan memegang kunci pintu pagar tersebut akan ditentukan oleh pihak BBWS Cimancis atau Dinas PU (Pekerjaan Umum) terkait.

“Nanti pihak BBWS atau PU yang menentukannya. Maksudnya yang pegang kunci gerbang (itu). Nanti kalau dapat info dari BBWS, dikabari,” pungkasnya.

Keberadaan pagar yang terletak dijalur akses publik dalam melewati jembatan menuju lahan pertanian ini terkesan membatasi aktifitas para petani sekitar. Publik berharap pihak berwenang dapat memberikan kebijakan yang lebih baik dan memberikan kemudahan bagi warga dalam mengakses jalur jembatan pintu air ABC.

Dari Carmun Petani setempat kalau memang untuk menjaga keamanan Fasilitas pintu air itu Masyarakat juga tidak keberatan cuma kasi solusi untuk buat jembatan darurat supaya orang tani bisa lewat kalau mau ke sawah.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses