Jembatan Merah, Menjadi Solusi Pemancing Mania

Batang450 Dilihat

Batang, medianasional.id
Ditengah Pandemi Covid 19 yang melanda hampir di semua belahan negeri, banyak warga masyarakat yang melakukan kegiatan guna mengisi kejenuhan saat di rumah, Solusi hiburan dengan mencari inspirasi dengan keindahan pemandangan alam kawasan sungai.

Desa Tombo Kecamatan Bandar Kabupaten Batang menyimpan banyak potensi wisata yang tersembunyi. Salah satunya adalah Jembatan Merah yakni sebuah jembatan penghubung antar desa yang berwarna merah dengan pemandangan alam disekitar yang indah dan juga daerah aliran sungai yang dijadikan ajang memancing warga masyarakat sekitar dan pengunjung dari luar Kecamatan Bandar yang sengaja datang untuk memancing.

Belum lengkap rasanya ketika datang ke Desa Tombo menikmati potensi alamnya kalau belum berkunjung ke jembatan merah. Lokasi favorit salah satu dari sekian potensi alam yang di miliki Desa Tombo.

Gemricik suara air mengalir dan suara kicauan burung yang berada di alam bebas menjadikan dukungan suasana alam tambah alami, banyak pengunjung lokal dari wilayah Desa Tombo itu sendiri dan juga warga tetangga desa di kecamatan sebelah sengaja datang untuk memancing dan juga melihat keindahan alam di sekitar jembatan merah di Desa Tombo Kecamatan Bandar Kabupaten Batang.

Embrio warga disekitar jembatan merah itupun terlihat geliatnya, berawal iseng – iseng memancing di kampung sendiri hingga adanya pendatang dari daerah lain yang terlihat memancing di lokasi tersebut bersama rekan dan keluarganya.

Menurut Tri warga asal Batang (45) yang sengaja datang ke lokasi Jembatan Merah untuk memancing ikan di daerah aliran sungai di sekitar jembatan, Kesejukan alam Tombo memang benar-benar tak di ragukan lagi, hawanya sejuk, gemricik air pun jelas terdengar dengan irama kicauan burung di alam bebas tambah betah mancing.

“Saya mancing dilokasi ini sudah berulang kali, Alhamdulillah dapet ikan air tawar lumayan gede, disamping memancing saya juga datang karena panorama alam sangat mendukung sekali, sejuk sekali udaranya, ” Ungkap Tri disela – sela waktunya melempar senar kail ke sungai Kamis, (28/5/2020).

Ahmad (37) warga sekitar menuturkan, Tidak hanya di tengah Pandemi Covid 19 ini saja warga datang memancing di daerah sini, dari dulu memang warga sekitar senang menghabiskan waktu memancing ikan air tawar di sekitar jembatan merah ini.

“Ikan Kebrek /Tombro memang di daerah sini lumayan besar – besar, Kalau cuaca mendung saat mancing disini perlu waspada karena bisa datang banjir tiba-tiba saat musim penghujan, makanya saat mancing mendingan menghadap ke aliran sungai diatasnya, ” Bebernya.

Di tempat terpisah Kades Tombo Mustajab, Spd menuturkan, Disamping suasana alam perairan sungai dengan pemandangan alam dan jembatan merahnya, ditempat itu juga ada gasibo yang menyuguhkan kopi khas asal Desa Tombo. Lojahan Coffee, merupakan tempat untuk menikmati kopi khas Tombo di lokasi pinggir sungai kali Lojahan.

“Sembari menikmati keindahan suasana alam kali Lojahan bisa menikmati suguhan kopi khas Tombo, ” Ungkap Kades Tombo Mustajab.

Reporter : Puji_L

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses