Institut Jenderal Besar Soeharto Dideklarasikan, Fokus pada Kajian Warisan Kepemimpinan Orde Baru

Jakarta177 Dilihat

Jakarta, Medianasional.id – Sejumlah tokoh lintas latar belakang mendeklarasikan pembentukan Institut Jenderal Besar Soeharto sebagai ruang kajian akademis independen yang berfokus pada pemikiran, kepemimpinan, dan warisan pembangunan Presiden ke-2 Republik Indonesia, Jenderal Besar H. M. Soeharto.

Dalam naskah deklarasi disebutkan, Soeharto adalah pemimpin yang terlibat langsung dalam revolusi fisik dan menjadi arsitek utama percepatan pembangunan ekonomi, teknologi, industri, dan politik internasional. Di bawah kepemimpinannya, Indonesia bahkan meraih predikat Macan Asia Baru sejajar dengan Korea Selatan, Hongkong, Taiwan, dan Singapura.

Namun pasca reformasi dan diberlakukannya amandemen UUD 1945 pada 2002, predikat itu dinilai memudar. Kebijakan negara dianggap semakin menjauh dari nilai Pancasila. “Pancasila hanya dijadikan jargon. Faktanya, prinsip Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan sosial sering diabaikan,” tegas isi deklarasi.

Deklarasi juga menyinggung soal absennya political will pemerintah era reformasi dalam mengabadikan nama Soeharto, berbeda dengan langkah Soeharto yang mengabadikan nama Sukarno di Bandara Soekarno-Hatta.

Institut Jenderal Besar Soeharto akan fokus mendokumentasikan dan mengkaji warisan kepemimpinan Soeharto secara objektif-ilmiah. Hasil kajian nantinya diharapkan menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan nasional.

“Sebagai manusia biasa, Soeharto memiliki kekurangan, tetapi ia meninggalkan gagasan besar dalam membangun bangsa. Warisan itu harus dijaga agar generasi mendatang dapat mengambil pelajaran,” bunyi deklarasi tersebut.

Institut ini terbuka bagi semua pihak dan akan menelaah peran Soeharto dalam mempertahankan Pancasila dari ancaman komunisme. Dengan demikian, generasi mendatang diharapkan mampu mewujudkan cita-cita kemerdekaan dengan lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses