
Malang, redaksimedinas.com – Masyarakat Malang Raya dihimbau untuk waspada apabila melakukan aktivitas di luar rumah dari hari ini sampai besok hari (19-20 Maret 2018). Pasalnya, dari prakiraan cuaca yang dilansir BMKG melalui Pusdalops BPBD Jawa Timur (Jatim), hampir seluruh wilayah akan dilanda hujan dengan intensitas sedang sampai lebat yang disertai petir dan angin kencang.
Tak terkecuali Malang Raya yang juga terimbas adanya cuaca tidak stabil sepanjang dua hari ke depan tersebut. Dari prakiraan cuaca Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu sejak pagi, siang dan malam hari akan terimbas efek cuaca tersebut.
Terutama, menjelang siang hari menuju malam. Dimana hujan disertai petir akan melanda tiga wilayah tersebut. “Selain itu diprediksi kecepatan angin juga mencapai antara 20-30 kilometer/jam,” kata Bambang Istiawan, kepala BPBD Kabupaten Malang, Senin (19/03/2018).
Bambang juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan berbagai perubahan cuaca dan iklim ekstrem saat beraktivitas di luar rumah.
“Tentunya warga tetap waspada dengan peringatan dini BMKG tersebut. Bagi pengendara roda dua, siapkan mantel dan cek kendaraan dengan kondisi tersebut,” ujar Bambang.
Untuk menyikapi kondisi cuaca yang masih terbilang ekstrem tersebut, BPBD bersama dinas terkait rutin melakukan pengecekan di berbagai ruas jalan di wilayah Kabupaten Malang. Terutama di ruas jalan yang kiri kanannya ditumbuhi pepohon besar.
Pengecekan tersebut dalam upaya untuk memberikan jaminan keselamatan pengendara tidak terkena runtuhan pohon dikarenakan hujan dan angin kencang yang selama tahun ini beberapa kali terjadi.
BPBD bersama Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang kerap melakukan pemangkasan dahan dan ranting pepohonan di sepanjang jalan yang disinyalir tidak akan kuat menahan hujan dan angin kencang.
“Ini dalam rangka meminimalisir kejadian pohon roboh di jalanan. Jadi memang kita terus berpatroli juga melihat kondisi tersebut, ” ujar Bambang.(nrt)






