Agung Satria Hermawan Hadiri Sedekah Bumi Desa Adinuso, Kec. Subah

Batang472 Dilihat

Batang,medianasional.id
Pementasan Wayang Kulit dengan dalang Ki Mangung Yuwono dari Pemalang
meriahkan acara Sedekah Bumi Desa Adinuso yang bertepatan dengan relokasi Kantor Desa Adinuso Kec. Subah Kab. Batang, acara berlangsung di Balaidesa, tepatnya Sabtu malam 2 Juli 2022.

Semarak antusias masyarakat berkumpul memadati area Balaidesa Adinuso, tidak jarang juga masyarakat tetangga desa satu Kecamatan Subah yang juga ikut berkumpul memadati pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Mangung Yuwono dari Pemalang.

Agus (48) warga Adinuso menuturkan ia sudah 2 tahun kemarin gak pernah melihat adanya wayang Kulit diselenggarakan karena adanya covid -19, Alhamdulilah tahun ini dijinkan oleh pemerintah, dan kepolisian, jadi kami warga bersyukur dapat melihat pementasan di Balaidesa Adinuso, pada malam ini,”ujarnya.

Sebelum acara dimulai Kepala Desa Adinuso Ahmad Subhan nampak memberikan Sambutan, dalam keterangannya, ia menjelaskan “bahwa pementasan wayang kulit malam ini nampak terlihat antusias warga berdatangan, guyub, rukun menikmati pementasan wayang kulit, hal ini tentunya tidak lain, karena 2 tahun lebih terkendala adanya Covid – 19, jadi semua kegiatan memacu kerumunan dilarang, namun untuk tahun ini, Alhamdulilah diijinkan, tapi tetep prokes penting dijaga bersama,”ucapnya.

Pada acara sedekah Bumi Desa Adinuso Kec. Subah hadir Anggota DPRD Kab. Batang Fraksi PDI Perjuangan M Zaenudin, dan Anggota DPRD Prov. Jawa Tengah Fraksi PDI – Perjuangan Agung Satria Hermawan yang juga menjabat Ketua DPC PDI – Perjuangan Kota Pekalongan

Agung Satria Hermawan menyampaikan rasa terima kasih yang begitu dalam kepada Pemdes Adinuso, tokoh masyarakat, ulama dan semua masyarakat yang telah ikut medukung serta hadir menyaksikan pementasan wayang kulit dengan dalang Ki Mangung Yuwono dari Pemalang,”terangnya.

“Dengan ikut menyaksikan pementasan malam ini, inilah bagian bentuk kecintaan kita terhadap kesenian peninggalan leluhur, yang sudah seharusnya kita jaga, rawat dan juga kita lestarikan bersama warisan budaya leluhur, agar tidak terkikis oleh pergeseran waktu dan jaman, untuk itu pentingnya pementasan wayang kulit dalam mengisi Sedekah Bumi Desa Adinuso, ini bagian dari nguri -nguri budaya,”ungkapnya.

Reporter : Sukirno

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses