
Malang, medianasional.id – Beberapa hari lalu DPRD Kota Malang Komisi B menggelar Audensi bersama AMATI (Aliansi Masyarakat Anti Korupsi, Selasa (17/12/2019).
Hingga audensi DPRD Kota Malang Komisi B bersama Aliansi Masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Anti Korupsi – AMATI akhirnya dirilis dan dipublikasikan untuk publik.
Dibuktikan oleh surat Notulensi resmi yang dikeluarkan pihak Setwan legislatif,pada Senin (16/12) yang diserahkan pada perwakilan AMATI dikantor gedung DPRD.
Dalam Notulensi tersebut tercatat,audensi dihadiri oleh 9 anggota komisi B, satu personil ijin karena suatu hal atas nama Jose Rizal asal PSI, sedang 9 personil yang hadir diruang an, yakni, Trio Agus (Ketua), Nurmala (Waka), Arif Wahyudi (Sekretaris), Lookh Makhfudz, Bayu Rekso A, Joko, Wiwik,Indah dan Lea.
Adapun poin yang tercatat dalam Notulensi dari audensi diruang rapat internal lantai 3 pada 11 Desember 2019 tersebut meliputi 13 pokok pikiran (aspirasi) dan dan 2 diantaranya menjadi fokus dalam bahasan dalam audensi tersebut, yaitu terkait besaran anggaran untuk proyek MCC 125 miliar dan pembangunan Kayutangan Heritage.
Hal lainnya yang menjadi aspirasi masyarakat mempertanyakan lenyapnya Bus Macyto, kejelasan beberapa pasar (Blimbing-Gadang-Pasar Besar), kurang terawatnya gedung DKM, hingga diperlukan ya kehadiran insan pers dalam setiap audensi maupun hearing yang menghadirkan OPD terkait agar masyarakat tidak gagal faham serta bentuk rilisan untuk pers dari pihak Setwan.
Notulensi hasil pokok pokok aspirasi itu telah diketahui oleh ketua Komisi B, Agus Trio asal PKS yang sudah koordinasi dengan koordinator AMATI, Romadhoni.
Kepada awak media, Perwakilan dari AMATI saat dikantor Dewan, sempat meminta komentar Lookh Makhfudz salah satu personil Komisi B yang turut hadir dalam audensi tersebut menyampaikan komentar politisi asal PAN dari Fraksi Damai.
Bung Loohk Mahfudz minta agar Aliansi Masyarakat yang tergabung dalam AMATI dapat bekerjasama. “AMATI bersama para pejuang pena lainnya, perannya memonitoring kinerja Legislatif dan Eksekutif ” ujar Lookh Makhfudz.
” Dan di bulan Januari hingga Maret, AMATI wajib kawal di Agenda Perencanaan pembangunan MCC” tegas politisi asal Dapil Kedungkandang itu. Dirinya juga berharap agar AMATI menjadi pendorong smart people terhadap semua lapisan masyarakat.
Reporter : nrt
Editor : Sunarto






