Gus Sulton : Pembanguman Islamic Center Dimulai, Semua Pihak Agar Meluruskan Niat

Batang1172 Dilihat


Batang, medianasional.id
Sehubungan dengan telah ditetapkannya pemenang lelang Pembangunan Islamic Center ( IC ) Batang Tahap 1 tahun 2021” di Banyuputih oleh CV. Refa Putra Mandiri dari Gunung Pati Semarang., “Halaqoh Kebangsaan” yang mendapat mandat dari seluruh stake holder / pemangku kepentingan ummat di Kabupaten Batang untuk mengawal proses pembangunan ICB, turut merasa bersyukur, Kamis (12/08/2021).

H. Farid Asror, Sekretaris FK KBIHU, Sekretaris DMI dan sekaligus Wakil Sekretaris IPHI Kabupaten Batang yang merupakan civil society inisiator Pembangunan ICB yang juga Sekretaris “Halaqoh Kebangsaan wujudkan Islamic Centre” menyampaikan rasa syukur alhamdulillah, pasalnya dirinya yang memantau seluruh proses perjuangan awal, proses design hingga pelelangan dari mulai Lelang MK sampai Lelang Konstruksi sempat merasa prihatin disebabkan pada Lelang Konstruksi Tahap I dari 3 penawar yang masuk, tidak ada yang memenuhi persyaratan, yang berakibat dilakukkannya Lelang Ulang.

Dengan demikian, konsekuensinya sisa waktu pelaksanaan konstruksi bagi pemenang lelang akan berkurang hingga 2 sampai 3 mingguan. Sedang pada awalnya kami menghendaki jangka waktu pelaksanaan bisa 5 bulan agar kualitas pekerjaan bisa optimal, karena tahap ini banyak pekerjaan struktur beton dan infrastruktur – infrastruktur dasar lainya.


Farid berharap, Wahyudi selaku Direktur CV. Refa Putra Mandiri Semarang yang tergabung dalam asosisai HIPSINDO yang mendapat kepercayaan sebagai kontraktor pelaksana dapat mempergunakan waktu yang sebaik – baiknya mengingat alokasi waktu telah berkurang kurang lebih dua Minggu.

Sementa itu, Drs. K. H. Sulthon Syair, SQ ( Gus Sulthon) selaku Ketua Halaqoh Kebangsaan turut mendo’akan keberhasilan Dinas PUPR
( Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ) Kabupaten Batang yang telah memberikan kepercayaan kepada kontraktor dalam pembangunan ICB.

“Weling saya kepada suluruh stake holder yang terlibat di lapangan, agar
“pertama-tama adalah LURUSKAN NIAT, baik sebagai PPKom, sebagi Pengawas Lapangan Harian/Konsultan Pengawas, Badan Pemeriksa Bangunan dan khususnya Kontraktor Pelaksana, Pekerjaan ini bukan bangunan biasa, tetapi kental perjuangan dan unsur religiusitasnya”, ungkap Gus Sulton.

Yakinlah bahwa dengan niat yang lurus dan baik, ikhtiar yang maksimal, pelaksanaan sesuai ketentuan dan spek yang disepakati, GUSTI MBOTEN SARE. Hasil akan ikut serta dengan keberkahan”.

“kedua, Perlu saya garis bawahi bahwa Halaqoh hanya punya satu tujuan yaitu terwujudnya IC yang berkualitas dari semua aspek. Tidak ada pamrih lain. Sepanjang kami bisa memberikan kontribusi untuk memperlancar , mensukseskan proses pembangunan, akan kami berikan semampu kami secara maksimal”.


Seluruh ikhtiar Halaqoh dilakukan dengan tetap menghormati dan mendudukkan tupoksi Pak Nur Seto Kepala Dinas PUPR Kabupaten Batang beserta jajaran sebagai leading sectornya.

Lebih lanjut Gus Sulthon yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Batang dari PKB ini ikut menghimbau, sepanjang memenuhi syarat dan kesepakatan kedua pihak dan ada “makno rukun” serta mendapat persetujuan Direksi/PPKom, Kabupaten Batang ini memiliki SDA, SDM dan pelaku-pelaku UMKM yang barangkali bisa dipilih beberapa diantaranya untuk turut kiprah mendukung suksesnya pembangunan ICB.

Logika kasarnya, daripada mendatangkan dari jauh, tentu lebih hemat kalo ada yang lebih dekat jaraknya, asal kualitas setara. Disisi lain, kemitraan dengan potensi lokal juga melu ngurip – uripi wong Batang, sehingga juga ikut mendo’akan suksesnya pembangunan Islamic Center.

“Kebetulan Mas Kaji Farid khan juga Ketua KADIN Batang, saya kira dia punya referensi subkon Cut & Fill tanah, Supllier dll yang bisa digunakan sebagai pertimbangan, Namun demikian keputusan sepenuhnya berada di tangan kontraktor pelaksana pekerjaan, ” ungkap Gus Sulton saat di Plumbon Kecamatan Limpung.

#PujiLeksono

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses