Forum Lintas OPD Bappeda Maluku Bahas Pembangunan Masa Depan

Maluku473 Dilihat

Maluku, medianasional.id – Pemerintah Provinsi Maluku melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Forum Lintas Perangkat Daerah Tahun 2023, dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2024 yang dilaksanakan di Lantai 5 Manise Hotel Selasa(21/3/23).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku, Dr. Anton A. Lailossa, ST, M.Si menjelaskan bahwa Forum Lintas OPD adalah untuk mensinergikan program-program dari OPD Kabupaten/Kota di masing-masing OPD-nya guna mencapai tujuan-tujuan pembangunan yang telah ditetapkan dalam Visi Misi Gubernur dan Program prioritasnya, jelasnya.

” Forum ini diharapkan, dapat membuat program-program lebih sinergi antar OPD, untuk pencapaian berbagai hal yang diharapkan, dalam Visi Misi Gubernur maupun prioritas pembangunan, ” tutur lailossa.

Melalui Forum ini, Lailossa berharap, program-program pembangunan di Maluku dapat berjalan dengan lebih efektif, efisien, dan dapat solusi terbaik untuk setiap masalah pembangunan yang dihadapi di Provinsi Maluku, harapnya.

” Semua OPD di Maluku diharapkan, dapat bersinergi dan berkolaborasi untuk mencapai tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan yang berkelanjutan,” ungkap Kepala Bappeda Provinsi Maluku.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Gubernur Percepatan Pembangunan (TGPP) Maluku, Hadi Basalamah, mengatakan bahwa dalam Forum lintas OPD yang diadakan hari ini, tentang konsolidasi antara seluruh perangkat daerah dalam percepatan mewujudkan 7 program prioritas Gubernur Maluku yang harus dicapai, baik yang bersumber dari APBD maupun sumber lainnya seperti Dana Alokasi Khusus (DAK), ujarnya.

Menurutnya, seluruh program prioritas harus dicapai sampai dengan tahun 2024, termasuk pertumbuhan ekonomi Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan penurunan kemiskinan di Provinsi Maluku. Untuk mencapai target-target tersebut, dibutuhkan kolaborasi dengan pihak Swasta dan diversifikasi sumber pendapatan, selain pajak, retribusi juga harus diandalkan sebagai sumber pendapatan alternatif, ” tutur Basalamah.

” Kolaborasi Pemerintah dan Swasta sangat dirasakan manfaatnya untuk dapat membantu program-program ini dapat berjalan dengan baik, sedangkan diversifikasi sumber pendapatan seperti retribusi dapat membantu meningkatkan fiskal APBD dan menarik investor baru, oleh karena itu dengan kolaborasi dan diversifikasi sumber pendapatan yang tepat, Provinsi Maluku diharapkan dapat mencapai target-target RPJM di masa depan dan dapat menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera, ” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses