Efisiensi Anggaran Dinkes Subang Capai 2 M, Dialokasikan untuk Kepentingan Masyarakat

Subang560 Dilihat

Subang, medianasional.id – Efisiensi anggaran yang diberlakukan oleh pemerintah daerah tentang Penyesuaian Pendapatan dan Efisiensi Belanja Daerah dalam anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun anggaran (TA) 2025.

Kepala Dinas Kabupaten Subang dr Maxi S.H.,M.Kes menanggapi hal tersebut dengan melakukan efisiensi terhadap beberapa bidang dibawah naungan Dinas Kesehatan.

Maxi menjelaskan pihaknya sudah melakukan kalkulasi rencana efisiensi anggaran dilingkup Dinkes Subang dengan besaran yang berbeda mulai dari 20-50 persen.

Adapun rincian efisiensi anggaran diantaranya Bidang Kesmas Rp 648.270.800, P2P Rp 119.649.500, bidang lainnya Rp 325.708.420, kesekretariatan Rp 246.946.640, Mobil finas baru Rp 480.000.000, dan Rakorkesda Rp 201.640.000,” Kata Maxi.

Pihaknya akan mengurangi kegiatan yang memang bersifat tidak terlalu urgent atau bisa ditunda seperti rapat-rapat, bimbingan teknis, itu akan kami kurangi, kecuali yang bersifat pelayanan langsung terhadap masyarakat, terkait efisiensi anggaran tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dari 4 bidang yang ada termasuk satu sekretariat, serta Rakorkesda semua total anggaran yang kita efisiensikan sebanyak 2.022.215.36,” ujarnya.

“Yang tidak besifat pelayanan terhadap masyarakat akan kami kurangi, katanya,

Seperti dijelaskan Maxi kepada awak media Rabu siang, (05/03/25) bahwa ada beberapa bidang yang kami pangkas kegiatannya baik anggaran belanja

” Sesuai dengan arahan pimpinan Bupati Subang, bahwa kepala dinas tidak ada yang mengambil mobil dinas, dengan tujuan semua anggaran di tahun ini difokuskan untuk kesejahteraan masyarakat,” Ujar Maxi.

Dikatakannya juga bahwa anggaran untuk pembelian mobil ditunda dan anggran tersebut dialihkan kepada kegiatan yang lebih berguna untuk masyarakat.

“Rencananya anggaran tersebut akan dialihkan untuk pembelian mobil ambulan untuk desa terluar yang ada di kabupaten Subang,” jelasnya.

Maxi berharap dari efisiensi anggaran mobil dinas dengan nilai 480 juta tersebut bisa dialokasikan untuk dua pos yang lain, yaitu pembelian mobil ambulan untuk Desa Cupunagara merupakan wilayah paling luar dari Kabupaten Subang yang memiliki kesulitan akses dan pematangan lahan juga DED puskesmas Jatireja

Menurutnya itulah kegiatan yang lebih penting dalam efisiensi karena lebih mementingkan kebutuhan masyarakat, pungkasnya, (Zaenal M)).

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses