INDRAMAYU, medianasional.id – Sektor pendidikan di wilayah pesisir Indramayu Timur mendapat dorongan signifikan. UPTD SDN 5 Dadap yang terletak di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, kini tengah menjalani proses revitalisasi total dengan alokasi anggaran mencapai Rp 1.776.799.795.
.
Proyek infrastruktur pendidikan ini bersumber dari APBN melalui Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026. Realisasi anggaran tersebut berhasil dikawal berkat jalur aspirasi Anggota DPR RI, H. Dedi Wahidi, serta respons cepat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan H. Caridin dalam mengimplementasikan program pusat di tingkat daerah. Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, Gotong Royong) yang diusung oleh Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati H. Syaefudin.
.
Berdasarkan papan informasi proyek yang dipasang di lokasi sebagai bentuk transparansi publik, pengerjaan fisik ini dikelola langsung oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP). Proyek dijadwalkan berlangsung selama 120 hari kalender, terhitung sejak 2 September hingga 31 Desember 2026.
.
Kepala UPTD SDN 5 Dadap, Esih, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian para pemangku kebijakan terhadap kondisi fasilitas sekolah yang dipimpinnya. Ucapan terima kasih secara khusus ia sampaikan kepada H. Dedi Wahidi, jajaran pemerintah daerah, serta Kepala Disdikbud Indramayu atas terealisasinya bantuan ini.
.
Senada dengan pihak sekolah, Kepala Desa (Kuwu) Dadap, Faosal Ali, menyatakan kebanggaannya atas proyek perbaikan fasilitas pendidikan di wilayahnya. Ia menilai kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti konkret dari semangat gotong royong demi memajukan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa.
.
“Atas nama Pemerintah Desa dan warga masyarakat Desa Dadap, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak H. Dedi Wahidi, Bupati Indramayu Lucky Hakim, serta Kadisdikbud Bapak H. Caridin. Melalui bantuan senilai Rp 1,7 Miliar ini, anak-anak di Desa Dadap kini dapat belajar dengan fasilitas yang lebih aman dan nyaman,” ujar Faosal Ali saat memberikan keterangan pers, Jumat (18/9).
.
Ia berharap pembaruan fasilitas gedung sekolah ini mampu memotivasi para siswa untuk mencetak prestasi dan melahirkan generasi penerus yang cerdas serta religius di masa depan.






