YOGYAKARTA, medianasional.id – Peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi salah satu aspek penting dalam mempersiapkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus memenuhi kebutuhan dunia industri.
Hal tersebut menjadi salah satu tema yang diangkat dalam edisi perdana WINASIS (Wahana Inovasi Pembelajaran Adaptif, Sinergis, Integratif dan Sistemik) edisi September 2026. Dalam edisi tersebut, Dr. Wiwik Indriyani, S.Pd., M.Si., Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, menjadi sosok yang mengangkat tema “Program Peningkatan Kompetensi SDM SMK Berbasis Ekosistem Digital dan Standar Industri.”
Dr. Wiwik Indriyani menjelaskan, pengembangan kompetensi SDM SMK perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan perkembangan teknologi digital serta tuntutan dunia industri, ungkapnya.
Menurutnya, keterkaitan antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri menjadi bagian penting agar proses pembelajaran di SMK mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai perkembangan dunia kerja.
Penguatan kompetensi SDM SMK juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif. Perubahan teknologi yang berlangsung cepat menuntut lembaga pendidikan untuk terus melakukan penyesuaian, baik dalam proses pembelajaran maupun peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan pengelola pendidikan.
“Peningkatan kompetensi SDM SMK perlu terus dilakukan agar pendidikan vokasi dapat berjalan selaras dengan perkembangan teknologi digital dan kebutuhan dunia industri,” ujar Dr. Wiwik.
Dalam edisi VINASIS tersebut, Dr. Wiwik Indriyani juga tercatat sebagai peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) yang diselenggarakan oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Majalah VINASIS diterbitkan sebagai wadah pembelajaran dan inovasi aparatur, dengan menghadirkan berbagai gagasan serta praktik yang berkaitan dengan pengembangan kompetensi, inovasi pembelajaran, dan peningkatan kualitas pelayanan.
Melalui program peningkatan kompetensi SDM berbasis ekosistem digital dan standar industri, pendidikan vokasi diharapkan semakin responsif terhadap perkembangan zaman. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan keterhubungan antara SMK dengan dunia industri dan dunia kerja.
Dengan demikian, pengembangan kompetensi tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada kemampuan beradaptasi dengan perubahan serta pemenuhan standar kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.(red).






