Diproduksi Secara Tradisional, Teh Icip Begawat Dilirik Media Internasional

Tegal569 Dilihat

Tegal, medianasional.id- Keunikan rasa teh di desa Begawat kecamatan Bumijawa kabupaten Tegal yang sangat dikenal oleh kalangan masyarakat luas, sampai-sampai dilirik oleh media internasional dengan namanya yang sangat unik yaitu TEH ICIP BEGAWAT. Teh icip begawat mampu mencuri perhatian media Internasional. Pasalnya teh icip begawat ini telah kondang dan langsung diliput oleh media CNN Indonesia, Selasa pagi (18/02/2020) kemarin.

Sekertaris desa (sekdes) begawat Abdul Ghufron mengatakan, kebanggaannya terhadap teh icip begawat di desanya. Rasa dan aroma dari teh tersebut sangat dipertahankan kealamiannya, dengan harga jual Rp 50.000 per kilonya.

“Teh icip begawat mampu diproduksi secara tradisional oleh masyarakat kami, sebanyak satu kwintal per minggunya,” kata Abdul Ghufon.

“Kami dan masyarakat mempertahankan rasa alami tidak dicampuri bahan lainnya, sehingga penikmat teh akan bisa merasakan rasa khas tersendiri, berbeda dengan teh lain,” imbuhnya.

Teh icip begawat ini dikasih nama sesuai dengan nama desanya, saat ini telah menjadi teh yang diunggulkan. Lanjut Abdul Ghupron menjelaskan, hal ini dimaksud untuk menjadikan teh icip begawat agar lebih banyak dikenal oleh masyarakat luas khususnya masyarakat kabupaten tegal dan sekitarnya.

“Kami akan mencoba mengadakan pelatihan dan memberikan alat pengemasan dengan baik dan menarik sehingga nantinya bisa bersaing dengan teh-teh yang lainnya. Semoga pemerintah kabupaten tegal mendukungnya,” tandasnya.

Seperti yang telah dijelaskan, teh icip begawat sudah bisa menarik dan memikat salah satu media internasional yaitu media CNN indonesia,dalam programnya INSIDE indonesia yang artinya mengangkat dan menyebarluaskan tentang kebudayaan senusantara.

“Teh icip begawat betul-betul dikupas dari mulai pemetikan, pengolahan yang sangat alami hingga cara menikmatinya. Tentunya kita sebagai masyarakat kabupaten tegal patut bangga, mengingat teh icip begawat merupakan produk yang dihasilkan sendiri oleh masyarakat desa begawat kecamatan bumijawa kabupaten tegal,” jelas Abdul ghufron.

“Saya sangat tertarik dengan teh icip begawat ini,” kata reporter CNN Indonesia Dheayu Jihan Bias Khansa. Ia mengatakan alasannya ingin mengangkat tradisi MOCI dan yang sangat menarik di sini adalah, karena tradisi masyarakat sini cukup unik dengan unsur-unsur budaya lain yang bisa dikupas dan ditelusuri.

“Setelah menelusuri wilayah Tegal dan melakukan riset, kami menemukan salah satu budaya di desa begawat kecamatan bumijawa kabupaten tegal yaitu MOCI. Dan yang menarik di sini adalah, karena melihat pengolahan teh yang masih menggunakan alat tradisional juga pemandangan di desa begawat sangat indah dan udaranya sangat sejuk dan dingin,” ungkap Dheayu Jihan.(Miran)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses