Subang, Medianasional.id – Sebanyak 1057 unit alat Antropometri telah siap untuk disalurkan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang kepada 40 puskesmas, untuk dibagikan kepada masing-masing pos pelayanan terpadu (posyandu) di wilayah tugasnya.
Antropometri merupakan alat untuk mengetahui pertumbuhan balita dengan menilai status gizi dari pengukuran berat badan terhadap umur dan indeks massa tubuh terhadap umur guna menentukan balita kurus, norma, gemuk, dan tinggi badan terhadap umur (TB/U) guna menentukan balita pendek atau normal.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Dr Maxi mengatakan, pengukuran antropometri pada bayi bertujuan untuk menilai status gizi dan pengukuran pertumbuhan bayi dan anak yang melibatkan tiga komponen, yaitu pengukuran panjang badan, berat badan, dan lingkar kepala.
“Dengan rutin melakukan pemeriksaan antropometri, diharapkan pertumbuhan dan perkembangan anak dapat terpantau dan gangguan atau penyakit yang mungkin ada dapat terdeteksi sejak dini, contohnya seperti kasus stunting,” ujarnya,
Maxi menjelaskan, 1057 alat Antropometri yang dibagikan kepada sejumlah puskesmas di Kabupaten Subang ini berasal dari bantuan Kementerian Kesehatan RI, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam rangka percepatan penurunan stunting di Subang.
“Karena dengan alat tersebut, bisa sebagai pedoman tenaga medis dalam memberikan pelayanan kesehatan balita. Setiap bulan tenaga medis di posyandu akan melakukan penimbangan guna mencatat perkembangan pertumbuhan balita di daerah itu,” Imbuh Maxi
Sementara menurut keterangan Yuni Sugiarti PPTK dalam pengadaan barang Antropometri menuturkan, pendistribusian Antropometri mulai di salurkan kepada puskesmas hari ini.
”Hari ini kita mulai pendistribusian yang di bagi menjadi dua tim dari Dinas Kesehatan, sekitar 12 puskesmas akan kita salurkan,” Kata Yuni
Yuni juga menambahkan bahwa tim yang terbagi menjadi dua bagian tersebut bertugas untuk melakukan pengecekan barang yang akan di distribusikan.
”Sesuai dengan penugasan, tim kami melakukan pengecekan barang yang telah siap di distribusikan untuk 12 titik per hari ini,” katanya.
Untuk memastikan barang, lanjut Yuni, sesui dengan kualitas yang telah tertuang dalam kontrak kerjasama antara penyedia barang dan pihak Dinkes Subang dan pendistribusian selanjutnya akan dilaksankan besok sampai tersalurkan ke 40 puskesmas yang ada di Kabupaten Subang.






