
Tulungagung, Medianasional.id – Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permungkiman (Perkim) Tulungagung memperingati acara hari Bhakti PU yang ke – 76 Tahun 2021 serta untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tulungagung yang ke – 816 Tahun 2021 di aula Dinas Perkim Tulungagung.Jumat (3/12/2021).
Hadiri dalam acara,Bupati Tulungagung,Drs.Maryoto Birowo,M.M,Dinas PUPR, BBWS Brantas,SDA Provinsi,OPD Terkait,Bank Jatim dan para peserta lomba.
Kepala Dinas Perkim Tulungagung,Anang Pratistianto,ST,M.Si dalam sambutannya menyampaikan dalam rangka hari Bhakti PU yang ke -76 tahun 2021,yang tepatnya pada tanggal 3 Desember ini, dimana untuk insan ke PU an untuk membangun negeri ini pada 76 tahun silam, Terutama dalam mengenang pertempuran sengit di gedung sate Bandung Jawa Barat.
“Untuk tema hari Bhakti PUPR ke -76 ini adalah Bhakti PUPR Sigap untuk membangun negeri”, katanya.
Lanjut Anang,acara kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kekompakan dan kerja sama dalam membangun infrastruktur tetap menjadi prioritas pembangunan Nasional.
“Sehingga wajib menjaga eksistensi semangat dan kepercayaan masyarakat dengan mempersembahkan kinerja terbaik”, ujarnya.
Anang menambahkan, Kegiatan Hari Bhakti PU ke -76 tahun 2021 di Kabupaten Tulungagung adalah melaksanakan pekan olah raga persahabatan antara instansi lingkup ke PU an di wilayah Kabupaten Tulungagung.
“Dengan Cabang Olahraga seperti, Pertandingan senam kreasi,tenis meja,tenis lapangan,bulu tangkis dan bola poli dan peserta nya dari BBWS Brantas,SDA Provinsi Jatim,Perum Jasa Tirta,Apersi,Bank Jatim,Dinas PUPR,Dinas Pertanian,Dinas LH,Dinas Perkim dan dari Prokot (program kotaku)”, tambah nya.
Sementara itu Bupati Tulungagung,Drs.Maryoto Birowo,M.M dalam sambutannya menyampaikan untuk perlu di ketahui dalam perkembangan ekonomi di era pandemi Covid-19 dari PPKM pertama Tulungagung dari level 4 sampai dengan level 2 saat ini,bahwa dimana sektor penanganan fisik walaupun kita dalam kriteria pandemi Covid-19 tetap di laksanakan dengan kegiatan 100% pelaksanaan konstruksi di lapangan.
“Ini merupakan indikator bahwa betapa pentingnya masalah pekerjaan fisik, walaupun keadaan masih pandemi covid-19.
Situasi pandemi saat ini alhamdulilah sudah mengalami penurunan yang signifikan,ini satu bukti sigapnya pemerintah dalam menangani ke krisisan di negara kita dalam pandemi covid-19, dimana dan bagaimana yang telah di tugaskan oleh bapak Presiden bahwa kita ini dalam pandemi covid-19 harus melaksanakan dan mengambil strategi rem dan gas,ketika aspek kesehatan sudah di tangani dengan hasil menurun, maka ekonomi harus di buka krannya,salah satunya di bidang pembangunan infrastruktur dan ke PU an”, ujarnya.
Bupati berharap dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan pertumbuhan perekonomian dengan adanya sebuah komitmen kita semua sebagai abdi masyarakat dan bangsa, khusus insan ke PU an,bahwa para pejabat dan insan ke PU an harus mampu menjadi insfrastruktur manager bukan kontrakson manager.
“Hal itu untuk memastikan pembangunan infrastruktur bisa di selesaikan dengan tepat waktu dengan mutu yang betul – betul terjamin,tepat biaya, tepat sasaran dan tepat manfaat.Sehingga dapat berkesinambungan program pembangunan, sehingga upaya secara bertahap program pembangunan bisa berjalan sesuai rencana”,Jelasnya.(Ar).






