Dinas Kesehatan Adakan Pelatihan Peningkatan Pengetahuan Petugas Jiwa masyarakat (CMHN)

Jawa Timur233 Dilihat

 

Tulungagung, redaksimedinas.com – Dinas kesehatan Tulungagung mengadakan kegiatan pelatihan peningkatan pengetahuan petugas tentang Keperawatan Jiwa Masyarakat (CMHN). Acara pelatihan itu di mulai pada hari selasa (12/12/17) dan selesai sampai lima hari kedepan, di hotel Narita Tulungagung.

Dalam kegiatan tersebut, akan menjadikan tahun 2019 nanti Tulungagung bebas pasung.
Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung Dr. Masthur saat dikonfirmasi awak media melalui sekretarisnya Bambang Lono mengatakan, “kegiatan pelatihan tersebut sangatlah penting, untuk menjadikan Tulungagung bebas pasung. Masih adanya Pemasungan disebabkan masih rendahnya pengetahuan keluarga dan masyarakat tentang penyakit gangguan jiwa yang di alami oleh penyandang disabilitas mental.
Upaya dinas kesehatan Tulungagung untuk mendukung Indonesia bebas pasung 2019 sudah diawali pada tahun 2015 kemarin dengan upaya promotif preventif kuratif maupun rehabilitatif. Berbagai kegiatan telah dilakukan namun masih dirasa perlu untuk lebih dioptimalkan”, katanya.
Data pasung kabupaten Tulungagung tahun 2017 sejumlah 69 orang. Perkembangan saat ini yang sudah di rumah sejumlah 54 orang, dirawat di UPT RSBL Butuh kediri 8 orang, yang dirawat di RSJ dr.Radjiman W Lawang 6 orang dan yang masih dipasung 1 orang itu dalam kondisi kedua mata buta. Sesuai dengan kebijakan program kesehatan jiwa kabupaten Tulungagung, maka agar penderita gangguan jiwa tersebut bisa pulih lagi perlu dilakukan upaya perawatan kesehatan jiwa.
Dengan perawatan yang tepat, bantuan psikososial dan pengobatan puluhan juta penderita gangguan jiwa karena depresi, skizofrenia dan epilepsi, bisa dirawat dan dicegah dari kejadian bunuh diri dan dapat menjalani kehidupan yang normal bahkan dapat produktif lagi.
Pelayanan kesehatan jiwa dimulai di masyarakat dalam bentuk pelayanan kemandirian individu, keluarga, kelompok, dan komonitas. Selain itu untuk mendukung Tulungagung bebas pasung dan juga untuk mewujudkan tulungagung sehat jiwa, maka di perlukan peningkatan kapasitas baik petugas kesehatan maupun kader keswa, di antaranya melalui kegiatan pelatihan untuk Dokter Umum plus jiwa bagi Dokter pukesmas pelatihan BC – CMHN bagi perawat dan di tahun 2018 akan di laksanakan pelatihan kader kesehatan jiwa.
Dengan pelatihan ini di harapkan mereka mampu memberikan pelayanan kesehatan jiwa di masyarakat,sehingga terwujud kemandirian masyarakat dalam menangani masalah kesehatan jiwa.
Pada kesempatan ini  tanggal 12 sampai 16 desember 2017,di laksanakan kegiatan  pelatihan khusus dasar perawatan kesehatan jiwa komonitas ( BC-CMHN) yang di ikuti oleh 32 peserta perawat dari 32 pukesmas se- tulungagung. Materi pelatihan pada hari 1-3 tentang teori,hari ke 4 praktek kelas,dan hari ke 5 langsung praktek di lokasi /di rumah pasien.
Narasumber dalam pelatihan ini adalah merupakan team melatih dokter,perawat di berbagai daerah yang ada di indonesia.
Team leader  CMHN Provinsi Jawa Timur telah mengikuti TOT dari PPSDM pusat pada tahun 2012 yaitu :
1.Ns.Heni Dwi Windarwati.Mkep.SpkepJ
2.Ns.Eko Arik  Susmiatin.M.kep.Sp kepJ
3.Ns.komarudin,M kep.Sp kepJ
4.Ns.Erti Ikhtiarini,M.kep.Sp.kep J
5.Ns.Emi Wuri W.M.kep. Sp.kep J
Dengan selesainya pelatihan ini maka setiap  puskesmas di tulungagung mempunyai seoarang dokter umum plus jiwa dan 2 orang perawat/bidan yang sudah terlatih perawatan kesehatan jiwa komonitas.
Dengan demikian di harapkan bisa memberi kan pelayanan kesehatan jiwa di wilayah kerja masing – masing serta menjadi pukesmas dengan pelayanan kesehatan jiwa yang sesuai kriteria kemenkes yaitu,Dokter serta perawat yang sudah terlatih di bidang kkesehatan jiwa.(son)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses