Subang, Medianasional.id – Bupati Subang H Ruhimat berpesan hidup bukan sekedar mimpi. Hal ini disampaikan Bupati Subang, H. Ruhimat saat menghadiri Penutupan Pengabdian Pada Masyarakat Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), bertempat di Pendopo Abdul Wahyan, Jumat (03/03/2023).
Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) UPI tersebut dilaksanakan di Desa Cibuluh Kecamatan Tanjungsiang selama 3 hari dimulai pada 1 Maret dan berakhir pada 3 Maret 2023 dengan lebih dari 250 mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan FPIPS UPI baik S1, S2, S3 mengikuti kegiatan tersebut.
Kepala Prodi Pendidikan Kewarganegaraan UPI Dr. Susan Fitria Sari berharap program Pengabdian Pada Masyarakat UPI mampu memberi manfaat bagi masyarakat dan Pemerintah Derah Kabupaten Subang.
Dosen UPI, Prof. Dr. H. Karim Suryadi, M.Si dalam kesempatan tersebut menyebut Subang memiliki kedekatan historis dengan Prodi Pendidikan Kewarganegaraan sehingga Subang sangat tepat untuk dijadikan sebagai laboratorium sosial.
“Subang ini spesial dan Pancasialis. Dekat dengan PKn karena di Subang satu-satunya daerah di Indonesia atau bahkan dunia yang memiliki Benteng Pancasila. Karena kedekatan itu semua, kita jadikan Subang sebagai laboratorium sosial Pendidikan Kewarganegaraan,” kata Karim
Bupati Subang berharap kegiatan pengabdian yang dilakukan memberikan manfaat baik bagi masyarakat maupun bagi mahasiswa UPI.
“Mudah-mudahan memberi manfaat dalam menghadapi kehidupan yang sesungguhnya. Karena kehidupan itu ya seperti yang kalian alami saat pengabdian kemarin. Dengan adanya kegiatan ini mampu memberi manfaat bagi masyarakat yang dikunjungi minimal ada kolaborasi karena ada edukasi dari mahasiswa,” kata Ruhimat
Kepada mahasiswa UPI yang hadir, Bupati berpesan untuk tidak pernah berhenti belajar karena di pundak mereka lah masa depan bangsa Indonesia bertumpu dan menekankan kehidupan bukanlah mimpi sehingga harus dijalani dengan sebaik mungkin.
“Kalian menularkan ilmu pengetahuan apa yang kalian miliki dan kalian pun bisa membaca atau iqra’ untuk mengambil ilmu dari masyarakat. Kami menggantungkan harapan kepada kalian. Di manapun kalian berada, hari esok ada pada kalian. Pesan bapak kehidupan ini bukan mimpi atau angan-angan. Harus dipersiapkan dan dijalani dengan sungguh-sungguh,” pesan Ruhimat.






