Bupati Banyumas Bantah Tolak SKB 3 Menteri

Purwokerto203 Dilihat

PURWOKERTO, medianasional.id – Bupati Banyumas Ir Achmad Husein membantah jika dirinya menolak Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri terkait dengan pakaian seragam dan atribut sekolah. Menurutnya, ia selamanya akan patuh dan akan memedomani peraturan apapun yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

“Berita ini menyebutkan bahwa mantan Wali Kota Padang, Pak Fauzi Bahar mengatakan ada kepala daerah yang menolak SKB 3 Menteri, termasuk di sini adalah Bupati Banyumas. Itu tidak benar, hoaks itu,” katanya Rabu (17/02/2020) kepada wartawan.

Ia memastikan berita yang disajikan dalam Republika tersebut adalah hoaks.

“Saya kecewa dan protes. Salah itu, saya meminta untuk menyampaikan permasalahan itu kepada pimpinan redaksi-nya,” katanya

Bupati mengatakan yang dia sampaikan bukan menolak SKB 3 Menteri, tetapi saat ekonomi sedang susah, jangan mewajibkan pungutan apapun kepada orang tua terutama yang anaknya bersekolah di sekolah negeri.

“Termasuk juga seragam. ‘Wong’ itu sekolah di rumah kok pakai seragam, enggak usah pakai seragam. Nanti kalau sudah tatap muka, baru silakan wajib pakai seragam,” lanjutnya.

Bahkan, untuk orang-orang yang tidak mampu, pihaknya akan berusaha menanggung kebutuhan seragam sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama.

“Tetapi yang lain-lain, SKB 3 Menteri itu saya patuhi, dijalankan, tidak ada masalah. Kita wajib patuh kepada pimpinan pusat,” ujarnya.

Dalam pemberitaan Republika disebutkan bahwa Wali Kota Padang periode 2004-2014 Fauzi Bahar menyerukan kepala daerah agar berani menolak SKB 3 Menteri terkait penerapan aturan berpakaian di sekolah karena SKB tersebut menghilangkan keberagaman kearifan lokal yang ada di Indonesia. Fauzi mengapresiasi kepala daerah Banyumas, Ciamis dan Pariaman yang tegas menolak penerapan SKB 3 Menteri.

Editor : Dian

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses