Badan Pengurus HMI Komisariat Bintuni Resmi Dilantik, Ketua Sampaikan Hal ini

Papua Barat122 Dilihat

Papua Barat, medianasional.id – Badan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Bintuni, Cabang Manokwari periode 2026–2027 resmi dilantik, di Aula KPU Kabupaten Teluk Bintuni, Kamis (5/11/2026).

Pelantikan tersebut dipimpin langsung Ketua Umum HMI Cabang Manokwari, Abdul Rasyid Arey. Dalam kepengurusan baru, Yusran Latif diamanatkan sebagai Ketua Umum, sementara Ali Akbar Fimbay ditunjuk sebagai Sekretaris Umum, bersama 22 anggota pengurus lainnya.

Dalam sambutannya, Abdul Rasyid Arey menegaskan bahwa HMI merupakan organisasi kader sekaligus organisasi perjuangan yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan keindonesiaan.

Ia mengingatkan pengurus yang baru dilantik agar tidak hanya menjadikan organisasi sebagai wadah berkumpul, tetapi mampu melahirkan gerakan dan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, semangat perjuangan dan perubahan harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas kader, kepedulian terhadap persoalan sosial, serta keberanian menyuarakan kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Komisariat Bintuni, Yusran Latif, menegaskan bahwa Teluk Bintuni bukanlah daerah pinggiran, melainkan garis depan perubahan yang memiliki kekayaan alam dan potensi besar bagi masa depan bangsa.

Ia mengajak seluruh kader HMI agar menjadi mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kritis membaca keadaan, berani bersuara, serta jujur dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Terang yang paling bermakna adalah terang yang sampai kepada rakyat. Tugas kita sebagai mahasiswa dan kader HMI adalah memastikan kekayaan yang keluar dari perut bumi Bintuni benar-benar menerangi pendidikan, kesehatan, dan masa depan anak-anak kita,”kata Yusran.

Dijelaskannya, bahwa ada dua komitmen utama selama kepemimpinannya. Pertama, menjadikan Komisariat Bintuni sebagai rumah perjuangan yang terbuka, hangat, dan setara bagi seluruh kader tanpa membedakan suku maupun latar belakang.

Kedua, menghidupkan kembali proses perkaderan melalui kegiatan Basic Training, diskusi, menulis, dan kajian sebagai fondasi membangun kualitas kader HMI.

Selain itu, Yusran berharap dukungan pemerintah daerah dan para senior HMI untuk membantu menyediakan sekretariat permanen sebagai pusat aktivitas organisasi, tempat kader berdiskusi, belajar, dan bermusyawarah.

“Kami meminta sekretariat permanen. Kami membutuhkan tempat untuk berdiskusi, belajar ilmu pengetahuan, dan bermusyawarah demi menjalankan misi serta tujuan HMI,” tuturnya. 

Menutup sambutannya, Yusran mengajak seluruh kader menjaga semangat perjuangan dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan.

“Perubahan tidak akan datang dengan sendirinya, tetapi harus dimulai dari keberanian dan kerja nyata generasi muda, khususnya kader HMI di Kabupaten Teluk Bintuni,” tegasnya. 

Pewarta : Zainal La Adala (Koordinator Wilayah Indonesia Timur)

Editor : Zainal La Adala

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses