Ambon, medianasional.id – Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Ambon Reality Music (ARM) di Cafe News Rock Poka Ambon pada Rabu (26/1/24), Ketua ARM, Stane Siegmund Latumahina, memaparkan konsep unik komunitas musik ini. HUT ARM tahun ini tidak hanya menjadi perayaan tradisional, melainkan juga menghadirkan elemen edukasi melalui dialog interaktif dengan kehadiran Wakil Ketua DPD RI Dr. Nono Sampono,S.Pi., M.Si., Ronny Loppies, Direktur Ambon Music Office, dan Nico Tulalessy dari Moluccas Jukulele Leader (MJL) sebagai penampil utama, membawa inspirasi dan motivasi bagi komunitas ARM.
Latumahina menekankan, agar ARM tidak hanya fokus pada bermusik atau bernyanyi saja, melainkan juga pada pembangunan jaringan dan pola berpikir kreatif dan inovatif. ARM diharapkan menjadi lebih dari sekadar wadah untuk bermain alat musik dan bernyanyi, melainkan juga sebagai pelopor dalam pengembangan pemikiran kreatif.
Dijelaskan Latumahina bahwa, dalam dialog tersebut, dari perspektif pemerintah, Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono menyoroti brand Ambon City of Music. Dukungan pemerintah, baik finansial maupun fasilitas, dianggap sangat penting untuk pertumbuhan Ambon City of Music. Melalui sinergi antara komunitas dan pemerintah, diharapkan Ambon City of Music terus berkembang, memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kota Ambon.
Saat ditemui awak media, Nono Sampono sangat mengapresiasi acara tersebut, dan menegaskan tanggung jawab sejarah generasi saat ini untuk memperjuangkan pengakuan Ambon sebagai “City of Music” pertama di dunia.
” Meskipun menghadapi kendala dalam implementasi, Para Musisi melakukan talent scouting dan pembinaan musik bagi anak-anak sejak belia, dan memastikan musik menjadi bagian penting dari identitas orang Ambon. Generasi saat ini termasuk komunitas ARM diharapkan, meneruskan perjuangan senior seperti Bung Bob Tutupoly, Broery Pesolima, dan Glen Fredly,” ujarnya.
Sampono menyoroti, pentingnya menciptakan wadah industri musik di Ambon, bukan hanya sebagai hobi tetapi juga sebagai industri yang memenuhi kebutuhan ekonomi. Tanggung jawab pemerintah daerah mencakup dukungan fasilitas dan infrastruktur, pendidikan serta promosi pariwisata, melalui perkembangan kafe, dan ekspansi pusat wisata. Semua ini diharapkan, membawa musik Ambon lebih luas didengar oleh orang lain.
Dalam konteks yang sama, Ronny Loppies, selaku Direktur Ambon Music Office, menegaskan pentingnya mempertahankan konsistensi sebagai komunitas ekonomi kreatif di The City of Music. Ia mengakui Ambon Reality Music (ARM) sebagai bukti konkret dalam menjaga berkelanjutan ekosistem musik. Sementara itu, Nico Tulalessy, selaku Ketua MJL, mengapresiasi dialog tersebut dan menyampaikan harapannya untuk ARM. Ia mengakui kebesaran komunitas ini dan berharap ARM dapat mengembangkan potensinya, memberikan dampak signifikan, dan menciptakan sesuatu yang unik, khususnya bagi para musisi di Kota Ambon.






