
Lampung Barat, Medianasiona.id Pemerintahan Pekon Pekon Balak, kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat, bagikan Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (BLT-DD), Tahun 2021, bertempat di Balai Pekon setempat, Rabu (24/08/2021).
Sebanyak 60 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Pekon Balak, tercatat dari bulan Mei, Juni, Juli, dan Agustus, adapun warga penerima merupakan warga terdampak dari pada Pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum menunjukkan angka penurunannya.
Dalam kesempatan itu Peratin Pekon Balak Edison menyampaikan bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT) bertujuan membantu masyarakat dalam masa pandemi Covid-19 sekarang ini, yang sumber pendanaanya di anggarkan dari Dana Desa (DD), Tahun 2021.
“Perlu diketahui bahwa 60 KPM penerima BLT DD, adalah warga yang layak menerima, dan warga yang tidak menerima bantuan BLT DD ini, mereka telah tercover dari bantuan pemerintah lainya seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang penyalurannya dilakukan oleh Kantor Pos,” terang Peratin Pekon Balak, Edison.
Masih kata Peratin, “besaran dana yang diterima KPM adalah Rp 300 ribu per-bulan, dan ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat dalam meringankan beban hidup masyarakat terhadap dampak yang di timbulkan akibat pandemi Covid-19,” jelasnya.
Lebih lanjut Peratin Edison berharap agar masyarakat tetap disiplin, dan mengikuti semua anjuran pemerintah karena itu semua demi kebaikan kita bersama.
“Apa-apa yang di anjurkan pemerintah seperti selalu menatuhi Protokol Kesehatan (Prokes), selalu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari keruman, dan membatasi mobilitas yang tidak perlu dan itu semua harus kita patuhi, niatkan dalam hati walaupun kita sehat, belum tentu kita terbebas dari Covid-19, jangan sampai kita yang menularkan dan pemerintah telah memberikan bantuan gunakan sebaik-baiknya jangan digunakan yang tidak perlu, gunakan untuk membeli masker, untuk membeli multi vitamin dan jangan sekali-kali untuk membeli yang tidak perlu. Dan yang terakhir vaksin, saya berharap kepada warga yang belum divaksin untuk mengikuti program vaksinasi yang diadakan pemerintah, jangan takut untuk di vaksin karena vaksin itu halal dan ikhtiar bersama dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.
Senada dengan Peratin Pekon Balak, Camat Batu Brak, Mat Suhyar yang diwakili oleh Sekcam Batu Brak Galih Joko Purnomo, mengatakan bahwa BLT DD, adalah merupakan keperdulian Pemerintah Pekon kepada wargannya, karena dampak Covid-19, dan wabah Covid-19 itu masih ada untuk itu kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan tetap menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes).
“Bantuan yang bapak ibu terima hari ini adalah bentuk perhatian Pemerintah Pekon kepada ibu semua, ini di angarkan dari Dana Desa, gunakan sebaik-baiknya, kita sadar bahwa sebenarnya Covid-19 itu masih ada, ada yang lagi Isolasi Mandiri, ada masih di rawat di rumah sakit dan angka kematian yang disebabkan Covid-19 masih tinggi, sesuai apa maksud dan tujuan dari bantuan ini adalah untuk membantu masyarakat menenuhi kebutuhan sehari-hari, terus jaga kesehatan dan tetap patuhi Protokol Kesehatan,” ujarnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Peratin Pekon Balak Edison, Sekcam Batubrak Galih Joko Purnomo, Babinsa, Pendamping, Aparatur Pemerintahan Pekon, dan Warga Penerima BLT-DD. [Agus Irawan]






