27 KUA di Banyumas Siap Layani Nikah Pasca Lebaran Dengan Layanan Prima

Banyumas1008 Dilihat

Banyumas, medianasional.id – Sebanyak 27 Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Banyumas menyatakan kesiapan penuh untuk kembali menjalankan pelayanan kepada masyarakat pasca masa Work From Anywhere (WFA) dan libur Hari Raya Idulfitri, Senin (30/03/2026).

Momentum ini menjadi titik kebangkitan pelayanan keagamaan yang kembali mengalir khidmat, tertib, dan penuh keberkahan.

Kesiapan tersebut diwujudkan melalui penguatan koordinasi internal, penataan ulang jadwal layanan, serta kesiapan sumber daya manusia di setiap KUA.

Langkah ini diambil guna memastikan pelayanan, khususnya pencatatan pernikahan, berjalan lancar sesuai aturan yang berlaku.

Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, H. Agus Setiawan, menegaskan bahwa pasca libur Lebaran selalu diiringi lonjakan permohonan layanan.

“Momentum setelah Idulfitri biasanya terjadi peningkatan signifikan, terutama pada pendaftaran dan pelaksanaan akad nikah. Karena itu, seluruh KUA telah melakukan persiapan matang agar pelayanan tetap optimal,” tegasnya dengan penuh keyakinan.

Ia juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar turut berperan aktif dalam kelancaran layanan.

“Kami menghimbau masyarakat untuk menyiapkan dokumen persyaratan pernikahan secara lengkap dan melakukan pendaftaran lebih awal. Sinergi antara petugas dan masyarakat akan menghadirkan pelayanan yang efektif, efisien, dan penuh kemaslahatan,” ujarnya dengan nada harap yang mendalam.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Sokaraja, Umar Abidin, mengungkapkan realitas lonjakan pernikahan yang mulai terasa sejak akhir bulan Maret.

“Dalam rentang 25 hingga 27 Maret tercatat 14 proses pernikahan, dan pada 29 Maret saja terdapat 9 pernikahan. Ini menunjukkan bahwa bulan Syawal menjadi momentum istimewa bagi masyarakat untuk mengikat janji suci,” jelasnya gamblang.

Lebih lanjut, Umar menegaskan komitmen pelayanan tanpa henti.

“Setelah masa WFA dan libur Lebaran, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Harapannya, seluruh proses pernikahan dapat berjalan lancar tanpa hambatan, penuh kekhidmatan, dan membawa keberkahan bagi setiap pasangan,” tegasnya.

Dalam menghadapi era digital, KUA di Banyumas juga terus mendorong pemanfaatan layanan berbasis teknologi sebagai jembatan kemudahan akses bagi masyarakat. Upaya ini sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik yang semakin modern namun tetap bernuansa religius.

Dengan kesiapan menyeluruh dari 27 KUA tersebut, masyarakat diharapkan dapat kembali merasakan pelayanan prima pasca libur panjang.

Setiap akad yang terucap di bulan Syawal pun diharapkan tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga menjadi awal perjalanan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah, dalam naungan ridha Ilahi.

 

(Asep)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses