Distribusi BPNT di Desa Karangsentul Cacat Pedum, KPM di Intimidasi

2144 views

Pasuruan, Medianasional.id – Distribusi Program Pemerintah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau yang sekarang disebut Program Pangan di Desa Karangsentul Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan menuai Polemik.

Hal itu mencuat ketika pelaksanaan pembagian sembako dilakukan secara kolektif melalui desa / Bumdes tanpa mempertimbangkan Pedoman Umum (Pedum) yang berlaku.

Dugaan pelanggaran atau penyelewengan dalam pelaksanaan penyaluran program pangan tersebut diduga dilakukan oleh Istri kepala desa karangsentul. Warga Karangsentul yang menerima program pangan tersebut dipaksa untuk mengambil
sesuai dengan konsep yang ditentukan desa.

“Teknisnya kita ngumpulkan kartu pada ketua kelompok masing-masing, nanti desa yang ngantar dengan menggunakan Tossa mas, dan kalau tidak mau nurut nanti akan dipersulit masalah urusan desa, jadi kita takut mas,” ucap salah satu KPM yang namanya tak mau di publish.

Diketahui juga bahwa Di desa Karangsentul sudah ada agen yang terdaftar di BNI, namun pendistribusian yang dilakukan oleh Pemdes Karangsentul tidak melalui agen yang sudah tersedia.

“Kalau dengar dengar, Bu inggi gesek ATM pada agen yang ada di desa Grogol mas, bukan agen sini,” lanjutnya.

Tak hanya itu, selain KPM di intimidasi, KPM juga harus menerima komoditi sesuai dengan yang ditentukan desa.
“Sebenarnya keinginan warga kan macam macam mas, seharusnya desa kan juga harus memfasilitasi komoditi yang diinginkan KPM. ini sekarang kami dapat telur, beras, dan indomie,” tutup KPM.

Juga beberapa warga menyampaikan yang dirinya merasa keberatan untuk mengambil BPNT yang ada di Bumdes Desa Karang Sentul karena ada potongan atau pungutan sebesar Rp 2000.

Sampai berita ini di angkat, masih belum ada konfirmasi pada Istri Kades dan pihak terkait, wartawan ini yang mencoba langsung ke Baldes tak bertemu dengan Kades.
“Pak kades lagi keluar mas,” ucap perangkat Karangsentul.

Reporter : Jok/fik

Editor : Drajat

DomaiNesia

Pasuruan

Penulis: 
author

Posting Terkait

  1. author
    Muchammad muafiq4 bulan agoBalas

    Assalamualaikum…saya kebetulan adalah salah satu warga desa karangsentul yg dimuat dlm berita diatas,saya bermaksud untuk mencaritau kefalitan berita diatas jika berkenan mohon beritau saya email yg bisa di hubungi guna melakukan audiensi secara online..terimakasih

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.