Jakarta, medianasional.id – Di tengah pandemi dan penerapan PPKM, Organisasi kemasyarakatan Kebangkitan Jawara dan Pengacara ( Bang Japar ) Kelurahan Jatinegara Kecamatan Cakung tetap memperhatikan masalah pelestarian lingkungan hidup.
Hal itu di ungkapkan Hj. Fahira Idris, SE, M.H, selaku Ketua Umum Bang Japar di dampingi Boy Junafiah, yang juga selaku Ketua Umum YPHLI, Cakung Jakarta, Minggu (21/03/2021).
Selanjutnya disampaikan Fahita, kepedulian akan hal ini dinyatakan salah satunya dengan cara menggandeng Yayasan Peduli Hijau Lestari Indonesia ( YPHLI ) untuk melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi tentang pembuatan lubang resapan biopori dan pemanfaatannya. “Kerjasama ini adalah hasil dari pertemuan antar komponen yang berkesinambungan,” tuturnya.
Lebih lanjut menurut Fahita, misalnya dalam sebuah acara sebelumnya, bahwa pertemuan antara Hj. Fahira Idris, SE, MH, selaku Ketua Umum Bang Japar dengan Boy Junafiah Ketua Umum YPHLI menciptakan kerjasama yang bersinergi. Berawal dari obrolan mengenai permasalahan lingkungan hidup yang notabene berada dalam lingkup YPHLI, ormas Bang Japar mengajak YPHLI untuk bekerjasama dalam hal edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup sekitar. Walaupun ditengah masa pandemi ini sebagai tindak lanjutnya.
Kemudian di adakan acara edukasi dan sosialisasi lobang resapan biopori (LRB) yang bertempat di sekitar daerah Pulokambing Jatinegara Cakung Jakarta Timur pada hari Minggu tanggal 21maret 2021. Kegiatan yang diawali dengan acara seremonial ini tetap menjalankan protokol kesehatan dan penerapan 5M dengan tertib.
Selain itu dari berbagai elemen masyarakat hadir dalam kesempatan ini, dari Bang Japar hadir komandan wilayah Jatinegara H. Hendro Kusworo, beserta Sekjen, Muhamad Nahrowi, Ketua HLI Jakarta, Mardiyanto, Ketua RT 10 RW 03, Ustad Irvan Arbi S.Ag.
Sementara itu, menurut H. Hendro, “mudah -mudahan kegiatan ini bisa mengurangi genangan. Karena ini berbanding lurus seperti yang diungkapkan Bang Irvan dan berharap kegiatan ini bisa berkesinambungan,” tandasnya.
Terakhir Ketua HLI Jakarta, Mardiyanto mengatakan, ini adalah sebuah dedikasi terhadap lingkungan. LRB ini multifungsi disamping untuk menampung debit air, juga
berfungsi sebagai produsen kompos sebagai pupuk hasil dari penguraian sampah organik yang ditanam di dalam lubang yang bisa di manfaatkan untuk budidaya tanaman organik,” pungkasnya. ( D. Tonny).






