
Malang, medianasional.id – Bertempat di Ruang Komisi B Lantai 2, Gedung DPRD Kota Malang telah diadakan rapat menindaklanjuti penyampaian aspirasi dari wartawan Peduli Anak Jalanan Anak Negeri dan Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMATI) tentang beberapa proyek pembangunan dan pengawasan system kinerja eksekutif – legislatif di Kota Malang, Rabu (11/12/2019).
Acara tersebut dihadiri Komisi B Ketua Fraksi Trio Agus , Loch Mahfud , Arif Wahyudi, dan seluruh anggota, terkecuali Bung Jose Rizal yang berhalangan hadir.

Senior, Mantan anggota DPRD Kota Malang dlu Fraksi PDI – P, Bung Bido Suasono menyampaikan “Sebagai aspek politik secara globaliasasi Indonesia lebih berkuasa, namun kini Indonesia juga tengah di grodok dengan produk- produk Cina yang lebih murah” ujarnya.
“Beberapa komponen sebanyak 180 komunitas kreativator nantinya akan berkumpul bersama, diharapkan Indonesia mampu bersaing dengan produk-produk Cina, tidak hanya menjualkan saja. Jikalau hanya menjualkan berarti aspek politik yang bersifat ekonomi multiekonomi terpimpin sudah tidak mampu” pungkasnya.

“Saya merasa politik ekonomi terpimpin dan dan produk yang saya hasilkan sudah mampu melawan produk Cina, bahkan produk saya yang terkuat di seluruh Indonesia. Jadi kalau kita mau berkreativitas kita harus bersaing dalam asas manfaat, jika tidak ada asas manfaat ya percuma” tutup Bung Bido Suasono.

Sementara itu Romadhony selaku wartawan peduli anak jalanan anak negeri dan aliansi masyarakat anti korupsi (AMATI) menyampaikan “Mekanisme dari sisi anggaran yang pertama adalah informasi publik, dari hasil hearing ini harus disampaikan ke masyarakat dan jangan sampai ada kesalahpahaman ke masyarakat. Kedepannya untuk anggaran jangan sampai gelap seperti yang kemaren-kemaren” pungkasnya.
Reporter : nrt
Editor : Sunarto






