INDRAMAYU, medianasional.id – Masyarakat Dusun Karang Baru, Desa Singajaya, Kecamatan Indramayu, secara kolektif menyatakan penolakan tegas terhadap operasional rumah indekos di wilayah mereka yang diduga disewakan dengan sistem per jam (short time). Aksi ini dipicu oleh keresahan warga atas aktivitas mencurigakan yang mengarah pada dugaan praktik prostitusi terselubung.
Sebagai bentuk protes nyata, warga membentangkan spanduk di berbagai titik strategis di lingkungan tersebut. Spanduk-spanduk tersebut membawa pesan lugas: warga menolak segala bentuk kegiatan yang melanggar norma sosial dan mengganggu ketertiban umum.
Salah seorang perwakilan warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa pola kunjungan di indekos tersebut sangat tidak wajar. Berbeda dengan fungsi hunian pada umumnya, penghuni atau tamu sering kali datang hanya dalam durasi singkat lalu pergi kembali.
“Kondisi ini sangat mengganggu kenyamanan kami. Ada mobilitas keluar-masuk orang yang tidak biasa pada jam-jam tertentu, yang memperkuat kecurigaan bahwa tempat ini disalahgunakan,” ungkapnya pada Sabtu (2/5).
Lebih lanjut, warga mengkhawatirkan dampak
moral jangka panjang, terutama pengaruh negatif terhadap generasi muda di lingkungan Desa Singajaya. Mereka menilai, jika dibiarkan tanpa pengawasan ketat, citra wilayah tersebut akan rusak dan potensi masalah sosial lainnya akan terus meningkat.
Melalui rilis ini, warga Karang Baru menuntut:
- Langkah Konkret Aparat: Mendesak Pemerintah Desa Singajaya dan instansi terkait (Satpol PP) untuk segera melakukan penelusuran dan inspeksi mendadak ke lokasi yang dicurigai.
- Pengetatan Izin: Meminta otoritas berwenang untuk meninjau kembali izin operasional tempat usaha hunian agar sesuai dengan peruntukannya.
- Penertiban Lingkungan: Menghentikan segala bentuk praktik sewa kamar per jam yang bertentangan dengan norma masyarakat setempat.
Hingga saat ini, pihak pengelola indekos maupun pemerintah daerah setempat belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga. Namun, masyarakat menegaskan akan terus memantau situasi hingga ada tindakan tegas yang diambil demi menjamin keamanan dan kenyamanan lingkungan.






