Wabup Banyumas Ajak Warga Jadikan Membaca Buku sebagai Gaya Hidup Sehari-hari

Banyumas589 Dilihat

BANYUMAS, medianasional.id – Pemerintah Kabupaten Banyumas resmi membuka Festival Literasi Banyumas 2026 di Halaman Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Banyumas, Senin (14/9/2026). Langkah ini diambil sebagai strategi meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) sekaligus membentengi warga dari maraknya disinformasi di era digital.

.
Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, menegaskan bahwa literasi kini menjadi kebutuhan krusial bagi masyarakat untuk menyaring informasi. Menurutnya, tantangan utama saat ini bukan lagi kesulitan mencari data, melainkan kemampuan memilah kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.

.
“Semangat literasi harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari melalui kebiasaan sederhana, seperti membaca beberapa halaman sehari atau mengajak anak membaca,” ujar Lintarti saat membuka acara bertema “Literasi untuk Negeri: Mengisi Kemerdekaan dengan Cinta Buku dan Perpustakaan” tersebut.

.
Di tempat yang sama, Kepala Dinarpusda Banyumas, Agus Anggraito, menjelaskan festival ini akan berlangsung selama tiga hari hingga Rabu (16/9/2026). Agenda tahunan ini dimeriahkan oleh pameran buku, stan pegiat literasi, pemutaran film, pentas seni, serta gelar wicara (talkshow) yang membedah isu parenting, public speaking, hingga penanganan perundungan (bullying) digital.

.
Bersamaan dengan pembukaan acara, Pemkab Banyumas juga meluncurkan program 1.000 Titik Perpustakaan Digital (Tugu Baca). Menariknya, proyek penyediaan ribuan e-book di pusat keramaian ini direalisasikan tanpa menggunakan dana APBD, melainkan melalui kolaborasi strategis dengan mitra swasta dan instansi seperti Bank Indonesia, Telkom, Universitas Terbuka, dan Bank Jateng.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses