Wamena, medianasional.id – Tragedi Kemanusian kembali terjadi di Wamena Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya Papua pada tanggal 23 Sep 2019 yang mengakibatkan tumpahnya dara manusia hambah Tuhan Yang Maha Suci akibat nafsu angkara manusia itu sendiri.
Kelompok Separatis Papua/OPM mengeksploitasi sejumlah anak-anak Sekolah SMA melaksanakan demo anarkis dengan mengusung isu Rasis.
Sejumlah gedung milik Pemda serta fasilitas umum dibakar dan dirusak oleh perusuh antara lain Gedung Kantor Bupati, Gedung PLN, Gedung Otonom dan lain-lain.
Setidaknya 300 lebih rumah dan kios milik warga non Papua lenyap, rata dengan tanah dibakar perusuh.
Dilaporkan 33 orang korban jiwa Meninggal Dunia (MD) akibat kerusuhan tersebut. Sesuai data yang berhasil dihimpun tercatat 6 orang Papua pelaku kerusuhan MD akibat mendapatkan perlawanan dari warga yang menjadi korban. Sementara 27 orang lainnya warga non Papua korban kerusuhan meninggal dunia akibat penganiayaan dan pembantaian, sebagian lagi karena terbakar hidup-hidup di dalam rumah dan kiosnya yang dibakar oleh perusuh.
Berdasarkan laporan yang berhasil dihimpun tercatat 8.363 Orang pengungsi mendapatkan bantuan dari aparat keamanan serta relawan, sebagian ditampung di titik-titik pengungsian kota Wamena sebagian lagi exsodus keluar Wamena tujuan Jayapura, Timika, Meroke dan daerah luar Papua.
Dalam rangka mendukung gelombang pengungsian TNI memfasilitasi 2 unit Pesawat angkut Hecules milik TNI AU.
Namun Saat ini situasi Wamena telah berangsur-angsur pulih dan Kondusif. Aparat keamanan secara sigap mendorong dan menfasilitasi warga untuk melaksankan Proses Rekosiliasi.
Persatuan dan Kesatuan Bangsa yang sempat terkoyak-koyak oleh ulah gerombolan Separatis OPM kembali dirajut untuk menyongsong masa depan yang lebih baik.
TNI berusaha mendorong dan menfasilitasi warga untuk bahu membahu dan saling bergandengan tangan tampa membedakan Suku, Agama, Ras dan Antar golongan untuk bergontong Royong membersihkan puing-puing bekas kerusuhan guna menata kembali kehidupan sosial yang rukun, damai dan sejahtera. (Red)






