Tabrakan Maut di Kembaran, Satu Meninggal Satu Kritis

Banyumas913 Dilihat

Banyumas, medianasional.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi pada Minggu pagi (8/3/2026) di Jalan Raya Pliken, tepatnya di selatan Lapangan Kembaran, Kecamatan Kembaran. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia di tempat, sementara satu lainnya dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Peristiwa nahas itu melibatkan dua pengendara motor. Korban pertama adalah seorang perempuan yang mengendarai sepeda motor, sementara korban lainnya adalah seorang pria yang dikenal sebagai penjual tempe keliling bernama Warsono, warga RT 5 RW 7, Desa Pliken.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan diduga terjadi saat kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan. Insiden bermula ketika sekelompok anak-anak yang sedang bermain petasan di pinggir jalan diduga menyebabkan salah satu pengendara terkejut dan kehilangan kendali.

Dari keterangan sejumlah saksi di lokasi, pengendara tersebut dikabarkan mencoba menghindari letusan petasan yang diarahkan atau dilempar ke arah jalan oleh anak-anak yang sedang bermain. Manuver mendadak itu diduga menyebabkan benturan keras dengan sepeda motor yang dikendarai oleh Pak Warsono dari arah berlawanan.

Benturan keras tak terhindarkan, membuat salah satu korban terpental ke aspal dan yang satu terhenti ditempat. Akibat kejadian tersebut, pengendara laki-laki dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat cedera parah di bagian kepala.

Sementara itu, pengendara yang lain mengalami luka-luka serius dan segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan intensif. Kondisinya dilaporkan kritis.

Peristiwa ini menyita perhatian warga sekitar yang langsung berkerumun di lokasi kejadian. Kemacetan sempat terjadi akibat banyaknya warga yang ingin menyaksikan proses evakuasi korban dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh petugas kepolisian.

Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bagi para orang tua akan bahaya bermain petasan di area publik, terutama di dekat jalan raya. Aksi anak-anak yang kerap bermain petasan sambil berlarian atau bahkan melemparkannya ke arah pengguna jalan sangat membahayakan keselamatan, baik bagi diri mereka sendiri maupun bagi pengendara yang melintas.

Diharapkan para orang tua lebih meningkatkan pengawasan dan memberikan pemahaman kepada anak-anak agar tidak bermain petasan di sembarang tempat, khususnya di pinggir jalan, demi mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses