SMKN 1 Kandeman di Serbu Ribuan Pencari Kerja

Batang322 Dilihat

Batang, medianasional.id
Ribuan pencari kerja (Pencaker) dari berbagai daerah padati job fair yang dilaksnakan di SMKN1 Kandeman Batang Senin ( 26/8/2019).

Bupati Batang Wihaji yang berkesempatan membuka kegiatan tersebut sangat mengapresiasikan Job Fair, hal ini sebagai upaya saling mensupport program Pemkab Batang dalam pengurangan angka pengangguran.

“Ini sangat membantu program Pemkab Batang menyerap 10. 000 tengakerja baru, dan 1000 wirausaha baru dan 100 invetasi baru,” kata Wihaji.

Dari hasil kami mengunjungi job fair berbagai perusahaan siap menerima ratusan tenga kerja baru, lanjutnya, yang artinya ada ratusan tenga kerja baru di Batang yang akan terserap.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Sekolah SMKN 1 Kandeman Suyanta menjelaskan, bahwa job fair yang kami gelar ada kurang lebih 31 perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan untuk skala lokal, regional maupun nasional.

“Total yang di butuhkan, lowongan pekerjaan sejumlah 2.582 pekerjaan yang meliputi manufaktur dan operator, serta pekerjaan yang sesuai dengan skil anak – anak SMK,” Bebernya.

Lebih lanjut Suyanta menjelaskan, bahwa job fair yang kita selenggarakan terbuka untuk umum selama satu hari, dan tidak menutup kemungkinan juga bagi para siswa SMK yang masih menempuh bangku sekolah yang sebentar lagi lulus.

“Memang ada program ijon untuk anak yang masih sekolah untuk direkrut oleh perusahaan, dikandung maksud setelah lulus sekolah langsung bisa langsung bekerja sesuai dengan kecintaannya,” ucap Kasek SMKN 1 Kandeman Suyanta.

Ia juga menuturkan, bahwa sistem ijon Bursa Kusus Kerja (BKK) SMKN 1 Kandeman biasanya dimulai pada bulan Februari – Maret, yang perekrutanya bisa mencapai 30 sampai dengan 40 persen.

“Sistim Ijon BKK (Bursa Kusus Kerja) yang sering dilakukan oleh pihak SMKN 1 Kandeman adalah untuk perusahaan manufaktur, yang biasanya dipilih anak – anak yang berprestasi secara akademiknya,” pungkasnya.

Reporter : Puji_L

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses